Old Trafford, stadion kebanggaan Manchester United yang terletak di Greater Manchester, Inggris, telah menjadi rumah bagi Setan Merah sejak 1910. Dengan kapasitas 74.500 kursi, stadion ini tercatat sebagai stadion klub sepak bola terbesar di Inggris Raya dan terbesar ke-11 di Eropa. Julukan "The Theatre of Dreams" yang melekat padanya diberikan langsung oleh legenda hidup klub, Sir Bobby Charlton.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Perjalanan panjang Old Trafford dimulai dari ide John Henry Davies, ketua klub saat itu, yang pada 1909 memutuskan membangun stadion baru setelah menyadari bahwa markas lama di Bank Street tidak layak bagi tim yang baru saja memenangkan Divisi Pertama dan Piala FA. Dirancang oleh arsitek Skotlandia Archibald Leitch, stadion ini awalnya ditargetkan berkapasitas 100.000 penonton namun akhirnya dipangkas menjadi sekitar 80.000 karena membengkaknya biaya konstruksi.
Sejarah kelam menimpa Old Trafford saat Perang Dunia II. Sebuah serangan udara Jerman pada 11 Maret 1941 menghancurkan sebagian besar stadion, termasuk tribun utama. Akibatnya, Manchester United terpaksa berbagi markas dengan rival sekota, Manchester City, di Maine Road selama hampir 10 tahun. Stadion baru bisa kembali digunakan untuk pertandingan liga pada 24 Agustus 1949, ketika 41.748 penonton menyaksikan kemenangan 3-0 atas Bolton Wanderers.
Era modern membawa perubahan besar bagi Old Trafford. Seiring dengan kesuksesan klub di awal 1990-an, renovasi masif dilakukan termasuk penambahan tribun-tribun baru. Pada 1995, tribun Utara dirobohkan dan dibangun kembali dengan tiga tingkat untuk menyambut ajang Euro 1996. Kapasitas terus bertambah hingga mencapai 68.217 pada 2000, menjadikannya stadion klub terbesar di seluruh Inggris Raya. Ekspansi terakhir pada 2006 menambah sekitar 8.000 kursi melalui pembangunan tingkat dua di sudut barat laut dan timur laut.
Di balik gemerlap sejarahnya, Old Trafford kini menghadapi persimpangan jalan. Pada Maret 2025, Manchester United mengumumkan rencana ambisius untuk mengganti stadion bersejarah ini dengan arena baru berkapasitas 100.000 kursi yang dirancang oleh Foster and Partners. Rencana ini, yang didukung oleh pemilik saham minoritas Sir Jim Ratcliffe, bertujuan membangun "Wembley of the North" sebagai bagian dari proyek regenerasi area yang lebih luas.
Selain menjadi kandang Manchester United, Old Trafford juga memiliki peran penting dalam berbagai ajang olahraga. Stadion ini menjadi tuan rumah final Liga Champions 2003, pertandingan Piala Dunia 1966, Euro 1996, Olimpiade 2012, dan Euro Wanita 2022. Dalam ajang rugby league, stadion ini telah menjadi venue tetap untuk Super League Grand Final sejak 1998 dan final Piala Dunia Rugby League 2013 yang memecahkan rekor penonton untuk pertandingan internasional rugby league.
Nuansa sejarah juga terasa dari penamaan tribun-tribunnya. Tribun Utara diubah menjadi Sir Alex Ferguson Stand pada 2011 sebagai penghormatan atas 25 tahun kepemimpinannya, sementara Tribun Selatan berganti nama menjadi Sir Bobby Charlton Stand pada 2016. Patung-patung legenda seperti Sir Matt Busby dan "The United Trinity" yang terdiri dari George Best, Denis Law, dan Bobby Charlton juga berdiri megah mengelilingi stadion, menambah aura magis Teater Impian.