Inter-Cities Fairs Cup atau yang lebih dikenal dengan Fairs Cup adalah kompetisi sepak bola Eropa yang digelar dari 1955 hingga 1971. Turnamen ini menjadi cikal bakal lahirnya UEFA Cup yang kini dikenal sebagai Liga Europa. Ide kompetisi ini dicetuskan oleh tokoh-tokoh penting sepak bola dunia seperti Ernst Thommen (FIFA), Ottorino Barassi (FIGC), dan Stanley Rous (FA Inggris).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Nama kompetisi ini berasal dari tujuan awalnya, yaitu mempromosikan pameran dagang internasional. Pada masa awal, hanya kota-kota yang menjadi tuan rumah pameran dagang yang boleh mengirimkan wakilnya. Aturan unik lainnya adalah "satu kota, satu tim", yang membuat beberapa tim diwakili oleh pemain campuran dari berbagai klub di kota tersebut, seperti yang terjadi pada London XI di edisi pertama.
Edisi pertama digelar pada 1955 dan baru selesai pada 1958 karena benturan jadwal dengan liga domestik. Barcelona XI keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan London XI dengan agregat 8-2. Pada edisi kedua (1958-1960), format grup ditinggalkan dan diganti dengan sistem gugur. Barcelona kembali menjadi juara setelah mengalahkan Birmingham City di final.
Mulai edisi 1960-61, kompetisi ini digelar dalam satu musim penuh. Aturan juga diubah untuk mengizinkan tiga tim dari setiap negara dan menghapus aturan "satu kota, satu tim". Hal ini membuka jalan bagi dominasi klub-klub Spanyol seperti FC Barcelona, Valencia CF, dan Zaragoza yang memenangkan kompetisi ini enam kali antara 1958 hingga 1966.
Pada pertengahan 1960-an, klub-klub Inggris mulai mendominasi Fairs Cup. Leeds United menjadi klub Inggris pertama yang menjuarai turnamen ini pada 1968, diikuti oleh Newcastle United, Arsenal, dan Leeds United kembali pada edisi terakhir 1970-71. Kemenangan Leeds atas Juventus di final terakhir menjadi penutup manis bagi kompetisi ini sebelum akhirnya dihapuskan.
Setelah 1971, UEFA mengambil alih dan mengganti Fairs Cup dengan UEFA Cup. Alasan utama adalah karena UEFA ingin kompetisi ini dikelola dengan aturan standar, termasuk penanganan wasit dan disiplin. Fairs Cup dianggap sebagai cikal bakal Liga Europa, dan UEFA pun mengakui posisinya sebagai pendahulu kompetisi yang kini sangat bergengsi di Eropa.
Trofi Fairs Cup tidak dapat dimiliki secara permanen oleh satu klub, sehingga diadakan play-off pada 22 September 1971 antara juara pertama (Barcelona) dan juara terakhir (Leeds United). Barcelona keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1 dan berhak menyimpan trofi asli kompetisi tersebut. Hingga kini, Inter-Cities Fairs Cup dikenang sebagai salah satu fondasi penting dalam sejarah sepak bola Eropa.