Menghadapi awal pekan sering kali menjadi tantangan berat bagi sebagian besar pekerja maupun pelajar setelah menikmati waktu istirahat di akhir pekan. Fenomena rasa malas di awal pekan ini sebenarnya dapat diantisipasi dengan persiapan matang yang dibangun sejak satu hari sebelumnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan dari staf humas Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Asfantoqo, kunci utama menjaga motivasi kerja berada pada hari Minggu. "Mulai hari Minggu, kita sudah mengumpulkan semangat untuk menyambut hari Senin," ungkapnya.
Menurut Asfantoqo, langkah-langkah sederhana pada akhir pekan dapat membawa dampak besar bagi kondisi psikologis seseorang saat mengawali minggu. "Seperti menyiapkan pakaian atau merencanakan bekal," ujarnya menambahkan.
Dari pantauan redaksi, kesiapan mental yang dirancang sejak hari Minggu terbukti memengaruhi suasana hati saat terbangun di Senin pagi. Hal ini memicu dorongan alami tubuh untuk bangun lebih awal tanpa rasa terbeban. Asfantoqo menyarankan agar setiap individu mencoba bangun tidur 15 hingga 20 menit lebih awal dari jadwal biasanya.
Berdasarkan panduan dari JobStreet, terdapat beberapa kiat praktis yang disarankan untuk menjaga energi positif di hari Senin. Pertama, maksimalkan hari Sabtu dan Minggu untuk memanjakan diri melalui aktivitas yang menyenangkan, sembari menyiapkan kebutuhan kerja.
Kedua, menjaga asupan nutrisi dengan sarapan secara tepat. Mengonsumsi makanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan tubuh mampu meningkatkan modulasi suasana hati serta memberikan energi yang cukup untuk menghadapi jadwal padat.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi di lapangan, kemacetan jalan raya sering kali menjadi pemicu utama rusaknya suasana hati di pagi hari. Oleh karena itu, berangkat beraktivitas lebih awal sangat dianjurkan untuk menghindari kepadatan lalu lintas dan menjaga stabilitas emosi sepanjang hari.