Sutradara ternama Tamra Davis akhirnya merilis film dokumenter berjudul The Best Summer yang mengabadikan momen tur musik Summersault di Australia dan Asia pada tahun 1995. Film yang baru tayang 30 tahun kemudian ini menyuguhkan rekaman mentah dari kamera camcorder Davis saat mengikuti tur yang digelar pada pergantian tahun 1995/1996. Uniknya, rekaman tersebut nyaris hilang terbakar dalam kebakaran Palisades di Malibu tahun lalu sebelum berhasil diselamatkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Tur Summersault sendiri digagas oleh promotor muda Steve "Pav" Pavlovic yang kelak mendirikan label Modular Records. Awalnya Pav hanya ingin mengajak Beastie Boys tur ke Australia, namun karena banyak band berteman dekat, tur pun meluas melibatkan Sonic Youth, Pavement, Bikini Kill, Beck, dan sejumlah musisi berpengaruh lainnya. Mereka tampil di lima kota besar Australia dalam rangkaian perayaan tahun baru yang dikenang sebagai salah satu momen terbaik dalam sejarah musik indie.
Tamra Davis saat itu adalah istri dari Michael Diamond atau Mike D, anggota Beastie Boys. Meski kini mereka telah berpisah, hubungan keduanya tetap baik dan Diamond termasuk orang pertama yang melihat hasil akhir film ini. Davis yang sebelumnya menyutradarai film Billy Madison dan puluhan video musik, termasuk klip Sonic Youth berjudul Bull in the Heather, memanfaatkan kedekatannya untuk merekam momen-momen di balik panggung dengan gaya yang intim dan natural.
Sepanjang tur, Davis berkolaborasi dengan Kathleen Hanna dari Bikini Kill yang bertindak sebagai pewawancara. Hanna mewawancarai para musisi di ruang ganti hingga di belakang toilet portabel, sementara Davis merekam penampilan mereka. "Kamu tahu saat menemukan sahabat terbaik di perkemahan musim panas dan kalian membuat proyek bersama? Itulah yang terjadi," kenang Davis tentang kerja sama awalnya dengan Hanna.
Yang membuat film ini istimewa adalah keputusan Davis untuk tidak memperhalus kualitas audio dan video. Pavlovic bahkan menawarkan akses ke rekaman audio bersih dari arsip stasiun radio Triple J, namun semua band justru memilih suara mentah. Anak-anak Davis, Skyler dan Davis Diamond yang kini berusia 20-an, juga meyakinkan ibunya untuk tetap mempertahankan gaya kamera goyang dan fokus yang tidak sempurna karena justru memberikan nuansa autentik.
Salah satu momen paling mengharukan dalam film adalah ketika Dave Grohl yang saat itu baru menjadi frontman Foo Fighters mengungkapkan ketakutannya tampil di depan mikrofon setelah bertahun-tahun berada di belakang drum kit. "Saya melihat kerentanan seseorang yang selalu berada di latar belakang, yang tidak terlalu banyak diajak bicara," ujar Davis. "Dan Anda melihat ia menemukan suaranya di akhir tur. Melihat progresi itu sangat indah bagi saya."
Film ini juga menjadi semacam perpisahan dengan masa muda, mengingat banyak musisi yang tampil dalam tur tersebut kini telah tiada. Adam "MCA" Yauch dari Beastie Boys meninggal pada 2012 akibat kanker, sementara roadie Foo Fighters Jimmy Swanson meninggal pada 2008. "Adam sangat hidup dalam rekaman itu, sangat indah, dan tidak ada petunjuk bahwa suatu hari ia tidak akan ada di sana," kata Davis dengan nada haru.
Davis sengaja menghindari narasi pengantar atau wawancara masa kini untuk menjaga film tetap sebagai kapsul waktu. Ia juga menekankan betapa berbeda pengalaman menonton konser saat itu tanpa ponsel pintar. "Tidak ada ponsel. Saat penonton meraih ke depan, ada koneksi langsung. Dan dalam satu atau dua tahun, semua itu akan hilang," ujarnya mengingat era pra-internet.
The Best Summer bukan pertama kalinya Davis mengolah arsip pribadinya. Sebelumnya ia pernah membuat film dokumenter tentang seniman Jean-Michel Basquiat yang meninggal karena overdosis pada 1988. Film yang ia buat dari rekaman wawancara intim itu mendapat pujian karena menunjukkan bagaimana sudut pandang perempuan di balik kamera dapat mempengaruhi cara narasumber berbicara.
Film dokumenter ini akan diputar di Melbourne International Film Festival pada 7, 8, dan 14 Agustus mendatang, sebelum dirilis secara luas di bioskop-bioskop Australia. Bagi para penggemar musik 90-an, The Best Summer menjanjikan perjalanan nostalgia yang mengharukan sekaligus membangkitkan kenangan akan era ketika musik indie dan alternatif mencapai puncak kejayaannya.