Tokyo - Gempa bumi kuat bermagnitudo 7,1 menerjang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang barat daya, Selasa (28/7/2026). Guncangan hebat tersebut menyebabkan sebuah pusat perbelanjaan ambruk dan puluhan pengunjung dikabarkan terjebak di bawah reruntuhan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan media setempat, dinas pemadam kebakaran menerima sejumlah panggilan darurat sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Laporan tersebut menyebutkan adanya ledakan yang terjadi di Mall Aeon hingga memicu kemunculan asap putih membumbung dari bangunan gedung.
Rekaman udara yang disiarkan stasiun televisi NHK memperlihatkan kerusakan parah pada fisik bangunan. Sebagian tembok luar pusat perbelanjaan runtuh hingga hanya menyisakan kerangka besinya, sementara struktur atap gedung ambruk sebagian dan menyisakan lubang menganga.
Laporan media menyebut lantai dua mall tersebut runtuh sehingga menimpa pengunjung di bawahnya. Sebanyak 200 orang berhasil menyelamatkan diri ke area parkir, sementara puluhan lainnya masih terjebak dan mengalami luka-luka.
Pemerintah Jepang bergerak cepat merespons bencana ini. "Saat ini kami tengah mengkonfirmasi situasi yang terjadi. Kami juga masih mengkonfirmasi tingkat kerusakan," kata Ketua Sekretaris Kabinet Jepang Minoru Kihaka.
Guna mengordinasikan penanganan bencana, pemerintah Jepang langsung mendirikan satuan tugas darurat di bawah pusat penanganan krisis Perdana Menteri Jepang. Kurang dari satu jam setelah guncangan pertama, gempa susulan bermagnitudo 6,1 kembali mengguncang wilayah tersebut.
Hingga laporan awal diturunkan, lebih dari 50 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa besar ini. Meski terjadi kerusakan infrastruktur jalan, rumah warga, dan insiden kebakaran, pihak berwenang memastikan tidak ada masalah yang dilaporkan pada pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di wilayah terdampak.