Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Katie Piper Kecam Grok AI, Digunakan...
BERITA

Katie Piper Kecam Grok AI, Digunakan untuk Buatnya 'Terlihat Normal'

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 30 Juli 2026
Katie Piper tersenyum di acara televisi dengan latar belakang kamera

Katie Piper tersenyum di acara televisi dengan latar belakang kamera

Presenter televisi dan aktivis asal Inggris, Katie Piper, menyuarakan kritik tajam terhadap kecerdasan buatan Grok yang dimiliki Elon Musk. Hal ini bermula ketika pengguna X meminta AI tersebut untuk mengubah foto wajah Piper agar terlihat "normal".

Piper yang menjadi korban serangan asam oleh mantan kekasihnya pada 2008, berbagi tangkapan layar permintaan tersebut di akun Instagramnya pada 15 Juli. Dalam unggahannya, ia menunjukkan foto aslinya dari ajang National Television Awards 2016 bersanding dengan hasil editan Grok.

"Hari ini saya mengetahui bagaimana rupa saya jika saya "normal"... menurut AI dan ribuan orang asing di internet," tulis Piper dalam keterangan unggahannya. Ia menegaskan bahwa ia baik-baik saja dan tidak membutuhkan penegasan dari siapa pun.

Piper yang juga dikenal sebagai pendukung komunitas LGBTQ itu mengungkapkan bahwa ia ditandai dalam diskusi warganet yang memperdebatkan penampilannya. Beberapa komentar yang ia kutip antara lain menyebutnya "jelek" dan mempertanyakan kondisinya.

Aktivis yang menerima gelar OBE pada 2022 ini menyoroti dampak buruk AI terhadap mereka yang memiliki perbedaan fisik. "Saya bertanya-tanya apa yang terjadi jika ini ditujukan bukan pada seseorang yang telah menghabiskan hampir dua dekade membangun kembali kepercayaan dirinya," tulisnya.

Piper mengkhawatirkan remaja atau mereka yang baru saja mengalami cedera dan masih berjuang menerima diri sendiri akan menjadi korban berikutnya. Menurutnya, AI tidak sekadar menghasilkan gambar, tetapi diam-diam memperkuat gagasan tentang apa yang dianggap "normal" dan "cantik".

"Kita memasuki dunia di mana AI tidak hanya menghasilkan gambar. Ia secara diam-diam memperkuat gagasan tentang apa yang dianggap "normal", "dapat diterima", atau "cantik", dan jutaan orang mengonsumsi pesan-pesan itu tanpa menyadarinya," jelas Piper.

Ia menekankan bahwa percakapan ini jauh lebih besar dari dirinya pribadi. Menurutnya, ini tentang AI, bias, standar kecantikan, anonimitas, empati, dan batasan etika yang harus ditegakkan di era teknologi.

Pengguna X yang mengunggah permintaan tersebut tampaknya telah menghapus unggahannya setelah mendapat kecaman. Namun, Piper berhasil mengabadikan bukti sebelum dihapus.

Ini bukan pertama kalinya Grok AI mendapat kecaman. Sebelumnya, AI ini digunakan untuk "membuka pakaian" orang asing dan selebriti. Regulator penyiaran Inggris Ofcom bahkan menghubungi X dan xAI karena kekhawatiran serius terkait pembuatan gambar seksual yang melibatkan anak di bawah umur.

Topics
katie piper grok ai kecaman ai serangan asam standar kecantikan elon musk x ofcom katie piper foundation bias ai
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.