Jalur penghantar mobilitas penting dari Cakung menuju Cilincing kembali lumpuh total akibat antrean panjang kendaraan berat. Berdasarkan laporan TMC Polda Metro Jaya, kemacetan parah ini telah melumpuhkan aktivitas berkendara dan membuat kendaraan pribadi serta sepeda motor hampir tidak bisa bergerak sama sekali di sekitar kawasan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, fenomena kemacetan berulang di ruas jalan ini menunjukkan lemahnya pengaturan jam operasional kendaraan berat yang keluar masuk depo logistik. Kendaraan trailer dan kontainer yang memadati lajur kiri jalan tidak hanya memperlambat laju kendaraan lain, tetapi juga menyisakan ruang yang sangat sempit bagi pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Harnas Prihandito membenarkan bahwa kemacetan tersebut dipicu oleh aktivitas bongkar muat truk di sejumlah titik. "Betul, anggota dari pagi sudah di lapangan bantu uraikan truk-truk yang bongkar muat di beberapa depo di Cakung," ujarnya saat dikonfirmasi.
Situasi serupa kembali terulang pada Rabu siang di ruas Jalan Cakung-Cilincing atau yang sering disebut sebagai Jalan Cacing. Antrean truk kontainer yang mengular panjang menuju Depo BSA Logistik membuat arus lalu lintas dari arah lampu merah kolong Cakung menuju Pulogadung, Cilincing, hingga Kranji tersendat hebat.
Mengutip laporan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, pihak berwenang langsung bergerak cepat menerapkan rekayasa lalu lintas guna menekan tingkat kepadatan. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menjelaskan bahwa kendaraan besar diarahkan untuk lurus dan berputar balik di U-turn depan Polsek Cakung demi menghindari ketersendatan di persimpangan utama.