Age of Enlightenment atau yang juga dikenal sebagai Abad Pencerahan merupakan periode perkembangan intelektual serta budaya yang amat masif di Eropa dan peradaban Barat. Gerakan ini mulai muncul pada akhir abad ke-17 di Eropa Barat sebelum akhirnya mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-18.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Filsuf terkemuka saat itu sangat menekankan pentingnya rasio, bukti empiris, serta metode ilmiah dalam memandang kehidupan sosial dan politik. Mereka mengadvokasi gagasan mengenai kebebasan individu, toleransi beragama, hak-hak natural, hingga pemisahan antara gereja dan negara.
Kemunculan era pencerahan ini tidak dapat dilepaskan dari akar Revolusi Ilmiah yang mendahuluinya. Tokoh-tokoh besar seperti Galileo Galilei, Isaac Newton, hingga René Descartes telah meletakkan fondasi berpikir rasional yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh para pemikir pencerahan.
Dalam perjalanannya, ide-ide dari gerakan ini disebarluaskan melalui berbagai institusi baru seperti akademi ilmiah, kedai kopi, hingga budaya cetak yang semakin berkembang pesat. Hal ini secara perlahan berhasil meruntuhkan otoritas monarki absolut dan tradisi keagamaan yang kaku.
Dampak dari Abad Pencerahan masih dapat dirasakan hingga hari ini melalui terbentuknya sistem pemerintahan demokratis, pengakuan hak asasi manusia, serta majunya ilmu pengetahuan modern di seluruh penjuru dunia.