Sebagaimana dilaporkan pihak kepolisian, publik dihebohkan dengan penemuan tragis di sebuah unit apartemen kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Sebanyak dua warga negara (WN) Nigeria ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, sementara satu orang lainnya tergeletak sekarat di dalam ruangan yang sama.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa mengejutkan ini pertama kali terungkap pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Kecurigaan bermula ketika rekan sesama WN Nigeria kesulitan menghubungi ketiga korban selama beberapa waktu sebelum akhirnya memutuskan mendatangi lokasi.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat AKP Wisnu, saksi mata yang juga rekan korban langsung berinisiatif melapor kepada pihak pengelola setelah panggilan telepon mereka tak kunjung direspons. "Jadi awalnya dari teman korban ngehubungin nggak bisa, saksinya teman korban, WNA sama juga," ujar AKP Wisnu menjelaskan kronologi awal penemuan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas sekuriti dan teknisi apartemen segera membuka paksa pintu kamar korban. Alangkah terkejutnya mereka ketika mendapati dua orang telah meninggal dunia dan satu orang lainnya berada dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto merinci identitas ketiga korban berinisial CD (27), II (34), dan OSO (39). Korban CD dan II dinyatakan tewas di tempat, sedangkan OSO yang ditemukan dalam keadaan sekarat langsung dilarikan ke RS Buddha Tzu Chi untuk mendapatkan perawatan intensif.
Dari analisis awal tim penyidik di lapangan, tidak ditemukan adanya indikasi kekerasan fisik pada tubuh korban yang meninggal dunia. Kendati demikian, aparat kepolisian menegaskan bahwa misteri di balik tragedi ini belum sepenuhnya terpecahkan.
Mengutip keterangan resmi kepolisian, penyelidikan mendalam terus digeber oleh Polres Metro Jakarta Barat guna menguak penyebab pasti kematian korban serta rangkaian peristiwa yang mendahului insiden tersebut. Hingga saat ini, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.