Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Jakarta setelah seorang pemotor berinisial BM menjadi korban pembegalan sadis di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur. Insiden mencekam tersebut terjadi pada Jumat, 21 Februari 2025 dini hari, saat korban tengah melintas dalam perjalanan pulang dari kawasan Halim.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa bermula ketika korban melaju menggunakan sepeda motor melalui jalur cepat Panjaitan. Secara tiba-tiba, laju kendaraan korban dipepet oleh dua unit sepeda motor matik yang dikendarai oleh empat orang pelaku yang langsung melakukan pengepungan di tengah jalan.
Mengutip laporan dari kepolisian, para pelaku tanpa ragu langsung mendorong sepeda motor korban hingga terjatuh ke aspal. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, menjelaskan "Awalnya pelapor mengendarai motor dari arah Halim melewati jalur cepat Panjaitan Jatinegara Jaktim, tiba-tiba pelapor dipepet dua motor matic dengan 4 pelaku dan mendorong motor hingga pelapor terjatuh."
Situasi semakin berbahaya ketika salah satu pelaku mengeluarkan ancaman menggunakan senjata tajam serta benda mirip pistol untuk mengintimidasi korban. Di bawah ancaman senjata tajam tersebut, BM yang merasa keselamatan jiwanya terancam terpaksa melarikan diri sejauh kurang lebih 10 meter demi menyelamatkan diri.
Dari analisis tim redaksi, pola kejahatan jalanan seperti ini menunjukkan modus operandi yang semakin nekat dan terencana di kawasan rawan pada jam-jam rawan malam hari. Para pelaku memanfaatkan situasi jalanan yang sepi untuk melumpuhkan mental korban sebelum akhirnya merampas kendaraan bermotor dengan cepat.
Akibat kejadian tersebut, korban harus rela kehilangan sepeda motor kesayangannya yang digondol kabur oleh komplotan begal ke arah yang tidak dikenal. Kasus perampokan bersenjata tajam ini kini telah resmi dilaporkan ke Polsek Jatinegara dan sedang dalam tahap penyelidikan intensif oleh aparat penegak hukum untuk memburu para pelaku.