Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Pasar Liar Peptida Mengancam, RFK Jr...
BERITA

Pasar Liar Peptida Mengancam, RFK Jr Buka Pintu Obat Uji Klinis

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 1 Agustus 2026
RFK Jr dan Joe Rogan dalam podcast yang membahas pelonggaran regulasi peptida oleh FDA

RFK Jr dan Joe Rogan dalam podcast yang membahas pelonggaran regulasi peptida oleh FDA

Washington DC - Sebuah keputusan kontroversial mengguncang dunia kesehatan AS. Komite penasihat di bawah Menteri Kesehatan Robert F Kennedy Jr merekomendasikan enam dari tujuh peptida populer untuk dijual secara legal. Celakanya, akses itu diberikan tanpa melalui uji keamanan dan efektivitas terlebih dahulu.

Peptida seperti BPC-157 dan TB-500, yang dikenal sebagai "Wolverine stack", selama ini hanya dijual secara ilegal untuk "keperluan laboratorium". Namun, dalam wawancara dengan Joe Rogan pada Februari lalu, RFK Jr menyebut dirinya "penggemar berat peptida". Ia berjanji akan melonggarkan regulasi yang menghambat aksesnya.

Kini, janji itu mulai diwujudkan. Sebuah panel yang berisi banyak orang dengan keterikatan finansial ke industri peptida merekomendasikan reklasifikasi. Mereka ingin memindahkan peptida tersebut dari kategori "risiko keamanan signifikan" ke kategori yang memperbolehkan apotek kompon (compounding pharmacy) memproduksinya.

Apotek kompon sejatinya adalah tempat pembuatan obat khusus bagi pasien dengan alergi atau kebutuhan dosis tertentu. Namun, celah regulasi membuat mereka luput dari pengawasan ketat Food and Drug Administration (FDA). Sejarah mencatat, kelalaian apotek kompon pernah menewaskan 64 orang dalam insiden meningitis jamur pada 2012.

Para ilmuwan seperti mantan pejabat tinggi FDA, Janet Woodcock, memperingatkan langkah ini berbahaya. "Ini akan mengganggu pakta sosial kita sejak 1962 bahwa obat harus dipelajari efektivitasnya sebelum dipasarkan," ujarnya. Para dokter dari sisi sains berbasis bukti mendukung penelitian peptida, tetapi menolak penjualan tanpa bukti.

Kekhawatiran itu tak menghentikan euforia pasar. Saham perusahaan telehealth seperti Hims & Hers melonjak lebih dari 125% sejak RFK Jr mengumumkan niatnya. Perusahaan investasi memprediksi pasar peptida akan bernilai miliaran dolar AS jika rekomendasi ini disahkan.

Di sisi lain, para pasien yang frustrasi dengan sistem kesehatan mahal mulai berbondong-bondong bertanya. Mohammed Chammout, apoteker di Detroit, mengaku banyak pasien datang dengan tuntutan berdasarkan tren di TikTok. "Pasien saya tidak punya akses dokter yang memadai, mereka melihat ini di internet dan berpikir, "Ya Tuhan, aku bisa membalikkan penuaan"," keluhnya.

Jika FDA resmi mengesahkan rekomendasi ini, maka Amerika akan menyaksikan pasar obat tanpa jaminan keamanan merajalela. RFK Jr dan para pendukungnya menyebut ini sebagai kemenangan "kebebasan medis". Namun, para kritikus menyebutnya sebagai "wild west" baru yang akan mengorbankan nyawa.

Topics
rfk jr peptida fda compounding pharmacy regulasi obat joe rogan biohacking bpc-157 kesehatan obat tanpa uji
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.