Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) yang merupakan organisasi sayap Partai Demokrat, secara tegas mengajak kaum perempuan untuk mau terlibat aktif di bidang politik guna menentukan arah pembangunan bangsa. Ajakan ini disuarakan agar perempuan, baik dari kalangan generasi muda maupun senior, tidak lagi memandang politik sebagai sesuatu yang jauh atau tabu dalam kehidupan sehari-hari.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kepala Bidang Komunikasi PDRI Srikandi Demokrat, Metty Yan Harahap, menyatakan bahwa politik sejatinya merupakan bagian penting dari kehidupan yang ikut menentukan masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa. Menurutnya, sudah saatnya pandangan bahwa politik hanya milik kaum laki-laki diubah secara menyeluruh.
"Sebaliknya, politik merupakan bagian penting dari kehidupan yang menentukan masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa," kata Metty lewat keterangan tertulis.
PDRI meyakini penuh bahwa panggung politik bukanlah ruang yang bersifat eksklusif bagi laki-laki saja. Melalui pemahaman politik yang baik dan partisipasi aktif dalam proses demokrasi, perempuan diharapkan mampu mengambil peran penting dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.
"Politik bukan eksklusif bagi pria saja. Karena itu, perempuan perlu memiliki pemahaman politik yang baik, berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi, serta mengambil peran dalam setiap pengambilan keputusan pembangunan yang menyangkut kepentingan masyarakat," ujar Metty.
Melalui keterlibatan yang semakin luas ini, perempuan Indonesia diharapkan dapat berkontribusi nyata dalam memperjuangkan pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang lebih baik, kesejahteraan keluarga, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan perempuan dan anak. Langkah tersebut diyakini mampu mewujudkan masa depan Indonesia yang jauh lebih maju dan berkeadilan bagi seluruh rakyatnya.
"PDRI hadir sebagai wadah bagi perempuan Indonesia untuk saling mendukung, bertumbuh, dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Ketika perempuan memiliki kesempatan untuk belajar, berdaya, dan terlibat di politik, maka keluarga akan semakin kuat, masyarakat semakin maju, dan Indonesia akan menjadi bangsa yang lebih baik," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PDRI, Vitri C. Mallarangeng, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjadi wadah perempuan yang inklusif, inspiratif, serta menghadirkan program nyata guna meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia sekaligus memperkuat pilar demokrasi nasional.
Dalam pergerakannya ke depan, PDRI menetapkan sejumlah pilar utama yang menjadi pedoman organisasi, di antaranya program PDRI Cerdas yang mencakup seminar hukum, pendidikan, parenting, dan literasi digital, serta program PDRI Sehat yang berfokus pada pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi gizi.