Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo untuk menghadiri Puncak Pekan Nasional atau PENAS Kontak Tani dan Nelayan Andalan XVII Tahun 2026. Acara akbar tersebut dipusatkan di GOR David-Tony, Kecamatan Limboto, dengan dihadiri oleh puluhan ribu petani dan nelayan dari berbagai penjuru tanah air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menggunakan Pesawat Kepresidenan A-001, Kepala Negara lepas landas dari Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Dalam lawatannya kali ini, Presiden Prabowo turut didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Presiden, rangkaian acara PENAS ini menghadirkan berbagai agenda strategis yang berfokus pada kemajuan sektor agraris dan kelautan. "Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda strategis mulai dari pertukaran inovasi dan teknologi pertanian, dialog bersama pemangku kebijakan hingga penguatan jejaring kemitraan usaha," tulis siaran resmi tersebut.
Puncak acara PENAS Petani dan Nelayan XVII ini dijadwalkan diisi dengan pidato serta arahan penting dari Presiden Prabowo Subianto. Rangkaian kegiatan yang sudah bergulir sejak Sabtu lalu ini sebelumnya dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Acara akbar ini diperkirakan mampu menarik sekitar 50.000 hingga 60.000 peserta dan tamu undangan. Sejumlah pejabat tinggi seperti Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani juga terlihat aktif mendampingi serta menghadiri berbagai agenda pendukung di Gorontalo.
Dalam kesempatan terpisah selama rangkaian acara di Gorontalo, Wamentan Sudaryono sempat memaparkan keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan serta menghentikan keran impor beras. Pemerintah juga terus menggenjot program cetak sawah baru, termasuk di wilayah Gorontalo seluas kurang lebih 5.000 hektare.