Wakil Presiden Gibran Rakabuming memulai rangkaian agenda pentingnya di bumi Serambi Madinah setelah mendarat di Bandar Udara Djalaluddin, Gorontalo, pada hari Jumat sekitar pukul 11.25 WITA. Setibanya di lokasi, kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut disambut hangat melalui prosesi adat sekapur sirih yang dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan agenda resmi yang dirilis, kunjungan kerja kali ini difokuskan pada dua agenda besar nasional, yakni peninjauan proyek infrastruktur strategis dan pembukaan forum dialog petani serta nelayan terbesar di Indonesia. Sebagaimana dilaporkan tim redaksi, Wapres Gibran langsung bertolak menuju Kabupaten Bone Bolango untuk melihat dari dekat perkembangan pembangunan Bendungan Bulango Ulu yang kini progresnya telah menyentuh angka 94,99 persen.
Dari analisis awak media, peninjauan terhadap Proyek Strategis Nasional ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemerataan infrastruktur pendukung sektor pertanian. Bendungan tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi sumber pengairan vital, tetapi juga motor penggerak utama perekonomian masyarakat lokal di wilayah Bone Bolango dan sekitarnya.
Selain meninjau infrastruktur pengairan, agenda utama kedatangan Wapres Gibran di Gorontalo adalah membuka perhelatan akbar Pekan Nasional Petani Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026 yang diselenggarakan di Kabupaten Gorontalo. Mengutip laporan resmi, forum strategis yang berlangsung dari tanggal 20 hingga 25 Juni 2026 ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 30.000 peserta yang terdiri dari para petani, nelayan, serta penyuluh dari Sabang sampai Merauke.
PENAS XVII tahun ini mengusung tema "Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045". Melalui perhelatan ini, pemerintah berharap para pelaku utama sektor agraris dan kelautan dapat mengadopsi inovasi digital serta teknologi modern guna mendongkrak produktivitas nasional secara berkelanjutan.
Sebelum menjejakkan kaki di Gorontalo, Wapres Gibran diketahui telah lebih dulu melakukan peninjauan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, pada hari Kamis sebelumnya. Perjalanan dinas maraton ini mencerminkan tingginya intensitas pemerintah pusat dalam memantau langsung program-program prioritas di berbagai daerah terluar Indonesia.
Usai merampungkan seluruh agenda krusialnya di Gorontalo, rangkaian kunjungan kerja Wapres dijadwalkan masih akan berlanjut ke wilayah Indonesia bagian timur lainnya. Menurut rencana, wilayah Papua Barat dan Papua Selatan akan menjadi destinasi berikutnya guna meninjau sentra produksi kakao, fasilitas publik, hingga membuka perhelatan rohani nasional.