Masa depan politik Anies Baswedan pasca-Piala Presiden maupun kontestasi Pilpres 2024 terus menjadi sorotan publik. Berdasarkan pengamatan dari berbagai dinamika yang ada, mantan Gubernur Jakarta tersebut diprediksi tidak ingin tenggelam dari radar perpolitikan nasional meskipun saat ini tidak lagi memegang jabatan publik strategis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip laporan dari Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno, langkah konkret yang diambil oleh Anies untuk menjaga eksistensinya melibatkan dua strategi utama. "Anies ingin terus hidupkan kartu politiknya dengan dua hal. Pertama konsisten bangun narasi perubahan, kedua menggunakan panggung gerakan rakyat," ujar Adi Prayitno saat memberikan keterangannya kepada awak media.
Ormas Gerakan Rakyat sendiri dinilai sebagai karpet merah yang memuluskan langkah politik Anies setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah. Adi menambahkan bahwa suasana santai dan kehangatan yang ditunjukkan Anies dalam setiap kegiatan ormas tersebut menunjukkan kenyamanan layaknya berada di rumah sendiri, mencerminkan adanya basis dukungan yang masih solid.
Berdasarkan analisis tim redaksi, manuver yang dilakukan Anies Baswedan merupakan langkah taktis untuk merawat basis massa dan menjaga pengaruh di tengah masyarakat. Kegigihan dalam menyuarakan isu-isu demokrasi dan pentingnya gagasan perubahan menjadi modal penting agar figur tersebut tetap diperhitungkan dalam kontestasi politik masa depan di Indonesia.