Kejaksaan Republik Indonesia kembali memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang jatuh pada tanggal 22 Juli setiap tahunnya. Momentum bersejarah ini menjadi landasan penting bagi seluruh insan Adhyaksa untuk mengenang kembali sejarah berdirinya kejaksaan sekaligus memperkuat komitmen dalam penegakan hukum di tanah air.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pada tahun 2026, peringatan Hari Bhakti Adhyaksa genap memasuki usia yang ke-66 tahun. Berdasarkan informasi resmi yang diunggah melalui akun Instagram "@kejari_inhu", perayaan HBA tahun ini mengusung tema "Jaksa Profesional, Berintegritas, dan Humanis dalam Menegakkan Hukum dan Keadilan".
Dari pantauan redaksi, sejarah Hari Bhakti Adhyaksa berawal dari keputusan penting pada 22 Juli 1960 di masa Kabinet Kerja I. Pemerintah kala itu menetapkan perubahan status Kejaksaan dari institusi di bawah Departemen Kehakiman menjadi lembaga pemerintahan yang berdiri sendiri.
Perubahan status yang mandiri tersebut kemudian dikuatkan secara hukum melalui Keputusan Presiden Nomor 204 Tahun 1960. Berdasarkan regulasi tersebut, penetapan posisi Kejaksaan Republik Indonesia dinyatakan berlaku surut sejak 22 Juli 1960 dan menjadikannya simbol independensi penegakan hukum.
Peringatan tahunan ini tidak sekadar seremoni belaka, melainkan bertujuan untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum serta menjaga kepercayaan publik. Menurut pengamatan tim redaksi, momentum HBA ke-66 ini diharapkan mampu memperkuat integritas para jaksa dalam memberikan kepastian hukum yang adil bagi masyarakat luas.