Ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto dalam acara pembukaan Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII 2026 yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Jumat (24/7/2026) akhirnya terungkap. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, memberikan klarifikasi terkait absennya Kepala Negara dalam agenda penting keumatan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan penjelasan KH Cholil Nafis, pihak MUI sebenarnya telah menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo untuk membuka jalannya gelaran KUII VIII 2026 secara langsung. Namun, jadwal dan agenda kerja negara yang sangat padat membuat orang nomor satu di Indonesia tersebut berhalangan hadir.
Dari pantauan redaksi di lokasi acara, posisi Presiden Prabowo untuk membuka perhelatan akbar tersebut akhirnya diwakilkan oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Menurut Cholil Nafis, kehadiran pimpinan MPR RI tersebut menjadi bentuk penghormatan dan perwakilan pemerintah dalam pembukaan kongres.
"Kita sudah mengundang beliau, dan mungkin karena kesibukan beliau, jadi beliau tidak bisa hadir. Maka Pak Ahmad Muzani sebagai pimpinan MPR yang mengganti beliau untuk membuka acara itu," ujar KH Cholil Nafis saat ditemui usai pembukaan KUII VIII 2026 di Jakarta.
Meskipun absen pada pembukaan, hasil observasi tim redaksi mencatat bahwa jajaran pengurus MUI masih menaruh harapan besar agar Presiden Prabowo dapat meluangkan waktu hadir dalam acara penutupan kongres yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (26/7/2026).
"Barangkali nanti bisa penutupannya, wallahu a'lam. Yang jelas kita sudah mengundang, mungkin beliau ada kesibukan yang lebih penting sehingga tidak bisa hadir pada kesempatan ini," tambah Cholil Nafis optimis.
Acara pembukaan KUII VIII 2026 sendiri tetap berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional terkemuka. Menurut pengamatan di lapangan, tampak hadir mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR Ahmad Muzani, Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, Kepala BPKH Fadlul Imansyah, serta Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid.
Sebagai informasi, Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII 2026 diselenggarakan selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta. Forum strategis ini menghimpun ratusan ulama, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, akademisi, serta perwakilan pemerintah guna merumuskan rekomendasi penting terkait isu keumatan dan kebangsaan.