Aksi tidak terpuji seorang pria yang memamerkan alat kelaminnya di depan sejumlah wanita di kawasan Bogor Selatan, Kota Bogor, mendadak viral di media sosial. Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi telah bergerak untuk memburu pelaku eksibisionis tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kapolsek Bogor Selatan Kompol Ihin Solihin menyatakan pihaknya sudah menerima informasi mengenai insiden yang meresahkan warga itu. Polisi kini menelusuri keberadaan pelaku.
"Siap, makasih infonya. Pastinya akan kami cek ke lokasi dan cari pelaku," tegas Kompol Ihin Solihin saat dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Jumat (24/7/2026).
Dalam rekaman video yang beredar, pelaku terlihat sedang duduk di atas sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F-6038-EH di depan sebuah minimarket. Pria yang mengenakan sweater hijau itu nampak terdiam dan berusaha menghindari sorotan kamera.
Sejumlah wanita yang menjadi korban terdengar meluapkan kekesalannya dalam video tersebut. Mereka secara bersahut-sahutan memarahi pelaku serta mengimbau warga lain agar lebih waspada.
Berdasarkan penuturan salah satu korban, aksi eksibisionis itu terjadi di kawasan perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR) sekitar pukul 12.00 WIB. Pelaku disinyalir sudah berulang kali melancarkan aksi serupa di lokasi yang sama.
"(Kejadian) di BNR, Bogor Nirwana Residence, tadi pas lagi jumatan. Sudah 3 kali aksinya di situ, setiap Jumat," ungkap korban saat dihubungi media.
Korban menceritakan bahwa pada aksi pertama dan kedua, dirinya hanya mendengar laporan dari rekan-rekannya. Namun, pada aksi ketiga yang terjadi Jumat siang, ia menyaksikan secara langsung perbuatan tidak senonoh pelaku hingga akhirnya warga dan para korban memberhentikannya.
"Hari pertama ada aku di tempat tapi nggak lihat (alat kelamin), yang lihat temen-temen dan pelakunya lari. Kejadian kedua dari cerita temen-temen saja, karena hari itu aku nggak ikut jajan. Kejadian ketiga hari ini, aku ada di tempat, yang lihat jelas, teman sudah heboh dan diberhentiin pelakunya," pungkasnya.