Perusahaan teknologi yang dikenal lewat inovasi ponsel pintarnya, Nothing, dikabarkan tengah melakukan perombakan besar-besar dalam strategi bisnis mereka. Berdasarkan laporan terbaru, perusahaan besutan Carl Pei ini berniat mengurangi alokasi sumber daya untuk pengembangan smartphone Android demi memprioritaskan lini produk berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Langkah strategis ini diambil sebagai upaya untuk mendongkrak pertumbuhan merek ke tingkat yang lebih tinggi. Sang CEO, Carl Pei, disebut sangat mendukung penuh pergeseran arah bisnis tersebut agar perusahaan mampu bersaing secara lebih kompetitif di industri teknologi global yang kian dinamis.
Perubahan fokus ini turut dibarengi dengan efisiensi operasional internal. Nothing belum lama ini memutuskan untuk menutup sejumlah kantor regional serta melakukan reorganisasi tenaga kerja. Kendati demikian, langkah tersebut bukan berarti perusahaan berhenti menelurkan produk baru ke pasaran.
Berdasarkan bocoran yang beredar, deretan perangkat keras terbaru sudah disiapkan untuk meluncur dalam beberapa bulan ke depan. Produk-produk tersebut meliputi Nothing Smartwatch, CMF Ear Clip Buds, Nothing Headphones (Gen 2), hingga perangkat audio CMF Speakers yang mengusung ciri khas desain transparan ikonik mereka.
Kehadiran jam tangan pintar pertama dari Nothing ini sekaligus menjadi tonggak awal era baru perusahaan yang lebih mengandalkan teknologi pintar dan terintegrasi. Sejumlah perangkat pelacak serta wearable lain juga diprediksi bakal meluncur dengan membawa peningkatan fitur AI yang jauh lebih mendalam dibandingkan generasi sebelumnya.