Menteri Keuangan sekaligus Ketua Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa keterlibatan Badan Pengelola Investasi Danantara dalam forum KSSK tidak memberikan kewenangan apapun dalam pengambilan keputusan. Purbaya memastikan peran Danantara murni bersifat konsultatif dan tidak memiliki hak suara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Penegasan ini disampaikan Purbaya di tengah pertanyaan publik mengenai posisi Danantara yang mulai dilibatkan dalam rapat rutin KSSK. Menurutnya, struktur pengambilan keputusan tetap berada pada empat anggota inti KSSK sesuai amanat undang-undang.
"Danantara tidak bisa mempengaruhi kita (KSSK), karena dalam pengambilan keputusan, hanya 4 principal dari KSSK yang berhak mengambil keputusan," kata Purbaya saat ditemui wartawan di kantor LPS, Jakarta, Selasa (28/7/2026). Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi Danantara untuk turut serta dalam voting atau penetapan kebijakan.
Lebih lanjut, Purbaya menyatakan bahwa ke depannya Danantara tidak akan diikutsertakan sebagai pengambil keputusan. Namun, pihaknya tetap membuka ruang bagi Danantara untuk menyampaikan masukan demi memperkaya analisis sebelum keputusan final diambil.
"Ke depan pun kami tidak akan masukan Danantara sebagai pengambil keputusan, tapi kami memperbolehkan Danantara untuk memberikan masukan, karena nanti masukan tersebut akan memperkaya informasi kami untuk mengambil keputusan," tegasnya. Masukan tersebut dianggap berharga untuk melihat kondisi riil dunia bisnis yang mungkin tidak tertangkap oleh data makro semata.
Pada rapat terbatas KSSK hari ini, seluruh anggota inti hadir lengkap, yakni Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, dan Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu. Kehadiran mereka menandakan komitmen menjaga stabilitas sektor keuangan di tengah tekanan global.
Selain anggota inti, rapat kali ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Danantara, termasuk CEO Rosan Perkasa Roeslani dan COO Dony Oskaria. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata kolaborasi antar lembaga, meskipun dengan porsi peran yang jelas dibatasi sebagai mitra diskusi.