Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Jembatan AS-Kanada Diresmikan Tanpa...
INTERNASIONAL

Jembatan AS-Kanada Diresmikan Tanpa Pejabat AS, Hubungan Memanas

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 29 Juli 2026
Peresmian Jembatan Gordie Howe di Windsor tanpa pejabat AS di tengah ketegangan hubungan bilateral

Peresmian Jembatan Gordie Howe di Windsor tanpa pejabat AS di tengah ketegangan hubungan bilateral

Windsor - Jembatan megah penghubung Amerika Serikat dan Kanada resmi beroperasi, namun peresmiannya justru berlangsung tanpa kehadiran pejabat dari Negeri Paman Sam. Jembatan Gordie Howe yang menghubungkan Windsor, Ontario, dengan Detroit, Michigan, itu diresmikan dengan seremoni sederhana di sisi Kanada, Senin (28/7).

Pembukaan jembatan senilai US$ 4,7 miliar (Rp 84,2 triliun) ini seharusnya menjadi momen simbolis eratnya hubungan dua sekutu lama. Namun, perayaan berlangsung hambar di tengah ketegangan dagang yang memanas, terutama terkait ancaman tarif impor 50% dari Presiden AS Donald Trump dan perselisihan pembagian pendapatan tol.

Pemerintah Kanada bahkan membatalkan rencana upacara pemotongan pita bersama lintas perbatasan. Sebagai gantinya, mereka menggelar perayaan spesial di sisi Kanada yang diisi dengan sajian buah, kue, hingga pertandingan hoki anak-anak untuk menghormati legenda Gordie Howe, yang namanya diabadikan sebagai nama jembatan tersebut.

Para tamu undangan, termasuk keluarga Howe, diminta mengenakan pakaian merah dan putih sebagai simbol kebanggaan nasional. Mereka pun tidak diizinkan menyeberang ke sisi AS, semakin menegaskan suasana "jaga jarak" di tengah hubungan yang renggang.

Perdana Menteri (PM) Ontario Doug Ford mengakui hubungan kedua negara sedang menghadapi tantangan berat akibat kebijakan tarif Trump. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jembatan ini adalah bukti nyata kedua negara masih mampu bekerja sama di tengah badai.

Konflik semakin meruncing setelah Trump mengancam akan memblokir proyek ini pada Februari lalu. Ia menyoroti kebijakan provinsi Kanada yang membatasi penjualan alkohol AS, tarif produk susu Amerika, serta hubungan dagang Kanada dengan China.

Sengketa terbaru juga muncul terkait pembagian pendapatan tol. Trump mengklaim AS berhak mendapatkan 50% keuntungan berdasarkan kesepakatan baru, dan menyebut perjanjian lama tidak lagi berlaku.

Menanggapi hal itu, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa pembagian pendapatan baru baru akan dilakukan setelah seluruh utang proyek dilunasi. Ia menilai hal itu sesuai dengan interpretasi Kanada terhadap kesepakatan awal yang telah disepakati.

Para pengamat menilai ketentuan dalam rancangan perjanjian baru masih menyisakan ruang tafsir yang berbeda. Kondisi ini memungkinkan masing-masing pihak untuk mengklaim kemenangan tanpa benar-benar menyelesaikan akar sengketa.

Jembatan Gordie Howe sendiri mulai dibangun pada 2018 sebagai alternatif lebih cepat dibandingkan Jembatan Ambassador di atas Sungai Detroit. Kini, di tengah gejolak politik, jembatan ini justru menjadi saksi bisu retaknya hubungan kedua negara tetangga.

Topics
jembatan gordie howe as kanada donald trump mark carney tarif impor sengketa tol hubungan bilateral doug ford perdagangan internasional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.