Sebuah momen yang sebelumnya mustahil terjadi akhirnya terwujud di dunia politik Amerika Serikat. Mantan Presiden Donald Trump secara terbuka hadir sebagai bintang tamu dalam program radio yang dipandu oleh mantan pengacaranya sendiri sekaligus musuh bebuyutannya, Michael Cohen.
Berdasarkan laporan Associated Press, kemunculan ini menjadi babak baru dalam hubungan keduanya setelah bertahun-tahun diwarnai perseteruan sengit. Cohen, yang sempat mendekam di penjara akibat keterlibatannya dalam kasus hukum Trump, menyebut bahwa rekonsiliasi ini didasari oleh keputusan untuk berdamai dengan masa lalu.
Dalam wawancara tersebut, suasana tampak akur dan jauh dari kesan tegang. Trump bahkan melontarkan pujian kepada Cohen atas perubahan sikapnya, sementara Cohen menyambut kembalinya kedekatan mereka dengan memutar lagu bertema persahabatan sebagai pembuka acara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana diberitakan oleh media setempat, hubungan antara Trump dan Cohen sebelumnya hancur lebur setelah Cohen bersaksi melawan Trump di pengadilan. Kesaksian tersebut sempat menjadi pukulan telak bagi kubu politik Trump dalam berbagai kasus hukum yang menjeratnya.
Kendati demikian, dalam beberapa waktu terakhir Cohen melunak dan menyatakan merasa tertekan oleh pihak kejaksaan saat memberikan kesaksian di masa lalu. Langkah ini membuka jalan bagi keduanya untuk memulihkan hubungan personal yang sempat terputus akibat pertarungan politik tingkat tinggi.