Ketua DPR sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan tanggapan langsung terkait kritik yang dilayangkan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai absennya kepala negara Republik Indonesia di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama bertahun-tahun. Menurut Puan, dinamika kepemimpinan di masa lalu tentu berbeda dengan era saat ini, sehingga ia optimis Presiden Prabowo Subianto akan mengambil peran yang lebih menonjol di kancah internasional.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, isu mengenai keaktifan Indonesia di kancah global memang kerap menjadi sorotan para tokoh politik dalam menilai efektivitas diplomasi luar negeri. Dalam keterangannya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (15/7/2025), Puan menyatakan keyakinannya bahwa kepala negara saat ini memiliki komitmen tinggi untuk hadir langsung dalam forum-forum strategis dunia seperti sidang PBB.
Mengutip laporan dari berbagai sumber, Puan menegaskan bahwa "Itu kan di periode yang lalu, saya tentu saja berharap pada Pak Presiden Prabowo, insyaallah nantinya tentu saja beliau akan hadir pada forum-forum internasional yang seperti PBB". Ia menambahkan bahwa sejauh ini Presiden Prabowo telah menunjukkan keaktifan yang luar biasa dalam berbagai agenda diplomasi global, yang menjadi indikator kuat bagi keterlibatannya di masa mendatang.
Sebelumnya, Anies Baswedan dalam pidatonya pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Gerakan Rakyat di Jakarta Pusat pada Minggu (13/7), menyoroti pentingnya peran aktif Indonesia di panggung internasional. Anies mengkritik kebiasaan mengirim delegasi setingkat menteri luar negeri tanpa kehadiran kepala negara secara langsung, serta mengibaratkan posisi Indonesia seperti pemilik rumah besar yang absen dalam rapat warga.
Dari analisis awak media, perdebatan mengenai kehadiran kepala negara di forum internasional mencerminkan tingginya ekspektasi publik terhadap posisi tawar diplomasi Indonesia di mata dunia. Dengan respons positif dari pimpinan parlemen, publik kini menantikan realisasi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat diplomasi multilateral dan kepemimpinan Indonesia di kancah global.