Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Trump Ancaman Hantam Iran Sangat...
INTERNASIONAL

Trump Ancaman Hantam Iran Sangat Keras, AS Ingin Menangkan Perang

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan di Camp David, Maryland, 31 Juli 2026

Presiden AS Donald Trump memberikan pernyataan di Camp David, Maryland, 31 Juli 2026

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran, Jumat (31/7). Dalam rapat kabinet di Camp David, Maryland, Trump menegaskan bahwa AS akan terus menyerang Iran dengan sangat keras dan menyatakan keinginannya untuk memenangkan perang.

"Kami hanya ingin menang. Kami melakukannya dengan sangat baik. Kami berusaha sebaik mungkin dalam situasi seperti ini. Tetapi mereka sedang dihancurkan," ujar Trump di hadapan para wartawan, merujuk pada kondisi Iran pasca-serangan AS.

Trump juga menegaskan komitmennya untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir. "Sangat sederhana. Iran tidak akan memiliki senjata nuklir," katanya dengan tegas. Ia juga menyatakan bahwa AS akan terus menekan Iran hingga mereka menyerah.

"Kami akan menghantam Iran dengan sangat keras, dan pada suatu titik, mereka akan berkata, "Kami tidak tahan lagi"," tambah Trump, menggambarkan strategi tekanan maksimal yang diterapkan pemerintahannya.

Presiden AS itu juga menolak laporan yang menyebutkan Iran masih berada dalam posisi kuat. Sebaliknya, Trump mengklaim bahwa Iran sedang dalam kondisi yang sangat buruk dan menuduh Tehran tidak jujur serta tidak terhormat dalam berhubungan dengan AS.

Trump membandingkan perang melawan Iran dengan perang AS sebelumnya di Vietnam dan Afghanistan. Ia mengklaim bahwa dalam waktu hanya lima bulan, AS telah "memusnahkan" kapasitas militer Iran secara signifikan.

Mengenai negosiasi dengan Iran, Trump mengakui bahwa ia mulai kehilangan kepercayaan. "Saya kehilangan kepercayaan pada mereka karena mereka berbohong," ujarnya. Ia menceritakan bahwa dirinya sedang menunggu panggilan dari utusan khusus Steve Witkoff terkait negosiasi, namun justru mendapat kabar dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth bahwa Iran menembakkan lima rudal ke pangkalan AS di Yordania.

Pernyataan Trump ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, terutama setelah Iran mengklaim berhasil menghancurkan tiga jet F-35 AS dalam serangan rudal balistik ke pangkalan udara di Yordania. Hingga berita ini diturunkan, pihak Iran belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan terbaru Trump.

Topics
donald trump iran as perang iran serangan militer nuklir iran timur tengah konflik as iran kabar internasional politik luar negeri
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.