Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto berhasil menyabet juara ketiga dalam kejuaraan menembak bertajuk Kapolri Cup Shooting Championship 2026. Kompetisi bergengsi ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Perlombaan berlangsung di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Sabtu (25/7/2026). Turnamen ini merupakan rangkaian acara yang dilaksanakan selama empat hari, mulai dari tanggal 23 hingga 26 Juli 2026.
Titiek Soeharto mengamankan posisi ketiga pada kategori Presisi 20 Meter Individu VVIP dengan perolehan nilai 83,01. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat.
Adapun podium utama atau juara pertama diraih oleh Pangkormar Letjen TNI Endi Supardi dengan total nilai 94,03. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung medali dan piala kepada para pemenang di atas podium.
Setelah prosesi penyerahan medali, Kapolri bersama para juara menyempatkan untuk berfoto bersama. Jenderal Sigit menjelaskan bahwa kategori eksekutif dalam kejuaraan ini memang dirancang untuk mempererat hubungan antarlembaga dengan mengundang mitra dari kementerian, lembaga, hingga anggota legislatif.
"Kita melaksanakan kegiatan Kapolri Cup Shooting Championship, di mana kegiatan ini ada beberapa kategori. Yang pertama kategori VIP ya, yang memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga, termasuk juga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping juga tentunya untuk lebih meningkatkan sinergitas," ujar Jenderal Sigit di lokasi.
Selain pejabat negara, ia menyebut pimpinan redaksi media massa juga dilibatkan dalam ajang ini untuk terus membangun kemitraan yang baik. Perlombaan tersebut juga diikuti oleh personel TNI, Polri, masyarakat umum, hingga atlet menembak profesional.
Jenderal Sigit menekankan bahwa selain sebagai ajang silaturahmi, kompetisi ini bertujuan untuk mengasah kemampuan teknis personel Polri dalam menggunakan senjata api agar tetap terukur saat bertugas di lapangan.
"Di satu sisi, selain sinergitas yang kita bangun, tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri karena memang memiliki tugas yang kadangkala juga harus menggunakan senjata," jelasnya.
Lebih lanjut, eks Kabareskrim Polri itu berharap Kapolri Cup ini dapat menjadi wadah bagi para atlet untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan di level yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.