Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Mantan Pemain NFL Asal Kenya...
OLAHRAGA

Mantan Pemain NFL Asal Kenya Dideportasi ICE, Kasus Ini Picu Pertanyaan

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 29 Juli 2026
Mantan pemain NFL Daniel Adongo dideportasi ICE akibat overstay visa

Mantan pemain NFL Daniel Adongo dideportasi ICE akibat overstay visa

Daniel Ogama Adongo, mantan linebacker Indianapolis Colts asal Kenya, resmi dideportasi oleh Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) pada 20 Juni lalu. Pria berusia 37 tahun itu menjadi pemain pertama kelahiran Kenya yang tampil di NFL setelah direkrut Colts pada 2013.

ICE menyatakan Adongo dideportasi karena overstay visa sejak 2016, setahun setelah karier NFL-nya berakhir. Seorang hakim imigrasi telah memerintahkan deportasinya pada akhir Maret lalu. Kantor ICE Chicago menyebut Adongo sebagai "individu berbahaya" yang mengancam komunitas.

Adongo diketahui memiliki catatan hukum selama dan setelah masa bermainnya bersama Colts. Ia pernah divonis hukuman penjara 364 hari atas kasus criminal mischief with damage pada 2020, dan menjalani hukuman enam bulan setelah mendapat keringanan.

Selain itu, Adongo juga menghadapi tuduhan felony intimidation, battery, dan disorderly conduct yang semuanya akhirnya dihapus. ICE juga menyebut kasus terakhir Adongo masuk dalam cakupan Laken Riley Act yang mewajibkan penahanan imigran tanpa dokumen yang ditangkap atas tuduhan pencurian dan pelanggaran terkait.

Yang membuat kasus ini memprihatinkan adalah kondisi kesehatan mental Adongo. Pengacara dan dokter menyebut mantan atlet ini mengalami cedera otak traumatis akibat benturan berulang selama karier di rugby dan NFL.

Seorang dokter di St. Joseph Regional Medical Center menggambarkan Adongo dalam laporan tahun 2020 sebagai "akutely psychotic with traumatic brain injury." Seorang pekerja sosial kesehatan mental yang merawatnya selama bertahun-tahun bahkan menduga Adongo menderita Chronic Traumatic Encephalopathy (CTE), penyakit otak degeneratif yang terkait dengan benturan kepala berulang.

CTE tidak bisa didiagnosis pada pasien hidup, hanya bisa dipastikan melalui otopsi. Survei tahun 2024 menunjukkan sekitar sepertiga mantan pemain NFL menduga mereka mengidap penyakit ini. NFL sendiri baru mengakui hubungan antara CTE dan sepak bola Amerika pada 2016.

Asisten Field Office Director ICE Chicago, Douglas Thompson, menyatakan dalam pernyataan resmi bahwa deportasi ini menunjukkan penegakan hukum berlaku sama bagi semua orang, termasuk mantan atlet profesional.

Namun pertanyaan tentang kondisi mental Adongo dan dugaan cedera otak masih menggantung. Keluarga dan pengacara sebelumnya telah mengaitkan serangkaian penangkapan Adongo dengan penyakit mental. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS belum memberikan tanggapan atas pertanyaan ini.

Kisah Adongo menyoroti sisi kelam dari olahraga kontak yang jarang terungkap. Di balik gemerlap NFL, ada mantan pemain yang berjuang melawan trauma dan kini harus kembali ke Kenya dengan beban masa lalu yang belum terurai.

Topics
daniel adongo deportasi ice nfl indianapolis colts cte cedera otak laken riley act imigrasi as olahraga
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.