Copa Master de Supercopa merupakan turnamen sepak bola yang digagas CONMEBOL khusus untuk klub-klub pemenang Supercopa Libertadores. Kompetisi ini hanya terselenggara dua kali, yaitu pada 1992 dan 1995, sebelum akhirnya menghilang dari kalender sepak bola Amerika Selatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Edisi perdana digelar di Buenos Aires dengan menghadirkan empat juara Supercopa Libertadores saat itu. Seluruh pertandingan dipusatkan di Estadio José Amalfitani dan dimenangkan oleh raksasa Argentina, Boca Juniors, yang keluar sebagai kampiun pertama.
Turnamen kedua sedianya dijadwalkan pada 1994 namun mundur ke tahun berikutnya. Hanya dua tim yang bersedia menerima undangan, sehingga partai puncak pun digelar dalam dua leg. Cruzeiro berhasil mengalahkan lawannya dengan agregat 1-0 dan membawa pulang gelar.
Kejuaraan ini juga menjadi tiket menuju ajang supercup bergengsi bernama Copa de Oro. Juara Copa Master de Supercopa berhak tampil di Copa de Oro pada musim berikutnya. Namun, karena edisi 1996 tidak terselenggara, slot kosong itu digantikan oleh juara Copa Master de CONMEBOL 1996.
Rencana edisi ketiga sempat muncul pada 1998 dengan mengundang seluruh pemenang Supercopa Sudamericana dari masa lalu. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung di Avellaneda, Argentina, pada 28 Mei hingga 7 Juni 1998, tetapi terpaksa ditunda karena minimnya sponsor.
Meski sempat dijanjikan bakal digelar usai Piala Dunia 1998, tak ada kelanjutan kabar dari pihak CONMEBOL. Alhasil, Copa Master de Supercopa resmi tercatat sebagai kompetisi singkat yang hanya menyumbang dua nama juara: Boca Juniors dan Cruzeiro.
Kini, turnamen tersebut hanya dikenang sebagai salah satu eksperimen kompetisi kontinental yang gagal bertahan. Minimnya minat sponsor dan ketidakteraturan jadwal menjadi pelajaran berharga bagi penyelenggara turnamen antarjuara di masa mendatang.