Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengambil inisiatif mendamaikan dua tokoh publik dengan mempertemukan pengacara Hotman Paris Hutapea dan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Akhmad Munir. Pertemuan tersebut digelar di sebuah tempat makan di Jakarta pada Selasa siang.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Momen silaturahmi itu diabadikan dan diunggah oleh Dasco di akun Instagram resminya @sufmi_dasco. Dalam foto terlihat ketiganya duduk dalam satu meja sambil berjabat tangan dengan ekspresi akrab. "Persatuan Indonesia. Silaturahmi bersama Ketua Umum PWI @munir.akhmad dan @hotmanparisofficial hari ini," tulis Dasco dalam keterangan unggahannya.
Munir membenarkan pertemuan tersebut saat dikonfirmasi ANTARA. Ia mengungkapkan bahwa Dasco sengaja mengundang dirinya dan Hotman untuk mengedepankan persatuan bangsa, terutama setelah muncul polemik antara Hotman dengan wartawan yang sempat memanas beberapa waktu belakangan.
Salah satu hasil penting dari pertemuan itu adalah komitmen untuk mencabut laporan polisi yang sebelumnya diajukan PWI terhadap Hotman Paris. "Dicabut, dicabut. Nanti dicabut (laporan polisi terhadap Hotman)," kata Munir dengan tegas.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menerima laporan polisi dari pengurus PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP atas dugaan tindak pidana penghinaan terhadap profesi wartawan. Laporan tersebut tercatat pada Senin (20/7) malam di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut. "Benar, laporan dari PWI telah diterima. Selanjutnya, penyidik akan mempelajari materi laporan dan melakukan langkah-langkah sesuai prosedur yang berlaku," ujar Budi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (21/7).
Dengan adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, proses hukum yang sempat berjalan diharapkan dapat dihentikan melalui pencabutan laporan. Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga persatuan dan menghindari konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.