Dinamika organisasi kemasyarakatan di Indonesia kembali menarik perhatian publik setelah ormas Gerakan Rakyat resmi terbentuk dan mengusung misi besar dalam pendidikan politik bagi masyarakat luas. Kehadiran ormas ini diharapkan mampu menjadi wadah baru untuk memperkuat peran masyarakat sipil sebagai kontrol sosial terhadap hak-hak politik dan ekonomi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, fokus utama ormas ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap penurunan kualitas demokrasi serta penurunan jumlah kelas menengah dalam satu dekade terakhir. Juru bicara sekaligus Wakil Ketua Umum Gerakan Rakyat Yusuf Lakaseng menjelaskan bahwa lembaganya berkomitmen menjaga agar kesejahteraan rakyat tetap menjadi prioritas utama.
Dalam keterangannya, Yusuf mengungkapkan bahwa ormas tersebut memperkenalkan slogan khas bernama Indonesia Menyala yang lahir sebagai bentuk respons kreatif. "Kalau mahasiswa aksi dengan tagar Indonesia Gelap maka Gerakan Rakyat menggelorakan Indonesia Menyala untuk menerangi kegelapan itu," ujar Yusuf saat dihubungi pada Kamis, 27 Februari 2025.
Mengutip laporan dari berbagai sumber terkait deklarasi tersebut, acara pengukuhan ormas Gerakan Rakyat turut dihadiri oleh mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang didapuk sebagai tokoh inspirasi. Pihak manajemen ormas menegaskan bahwa ide serta gagasan besar Anies dalam membangun bangsa menjadi fondasi utama yang menuntun lahirnya pergerakan ini.
Dari analisis awak media, respons publik terhadap kehadiran ormas ini cukup beragam, terutama mengenai potensi transformasinya menjadi partai politik di masa depan. Meskipun demikian, baik pihak pengurus Gerakan Rakyat maupun Anies Baswedan sepakat bahwa saat ini fokus utama mereka tetap berada pada konsolidasi organisasi kemasyarakatan dan penguatan kegiatan sosial kemasyarakatan.