Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan tanggapan terbuka terkait langkah politik Anies Baswedan yang hadir dalam acara deklarasi organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat. Kehadiran mantan gubernur DKI Jakarta tersebut memicu spekulasi bahwa ormas tersebut akan menjadi kendaraan politik baru guna mendukung langkahnya menuju kontestasi Pemilihan Presiden 2029 mendatang. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, manuver pembentukan wadah atau organisasi kemasyarakatan kerap menjadi strategi lazim bagi tokoh politik nasional untuk menjaga basis massa pendukung tetap solid setelah pemilu usai.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menanggapi dinamika tersebut, Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid menyatakan bahwa keterlibatan serta keputusan Anies dalam mendirikan atau mengikuti ormas merupakan hak politik pribadi yang sepenuhnya sah. Jazilul bahkan secara terbuka menyampaikan doa agar seluruh agenda serta gerakan yang diinisiasi oleh ormas Gerakan Rakyat tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar ke depannya. "Ya itu hak Pak Anies, ya. Mudah-mudahan lancar gerakannya," kata Jazilul saat ditemui awak media di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat.
Sebagaimana dilaporkan dalam acara deklarasi pengukuhan yang berlangsung di Gedung Jakarta Inisiatif Office, Jakarta Selatan, Anies Baswedan turut mengenang kembali perjalanan panjang bersama para relawannya selama masa kampanye pemilihan presiden. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran krusial para anggota ormas yang telah berjuang bersama sejak sebelum pilpres dimulai hingga saat pemerintahan yang baru resmi terbentuk. Dari analisis awak media, langkah konsolidasi akar rumput ini menunjukkan upaya berkelanjutan para tokoh nasional dalam merawat jejaring sosial politik jangka panjang meskipun kontestasi elektoral telah berlalu.