Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Harga Xbox Series Naik hingga Rp3,4...
BERITA

Harga Xbox Series Naik hingga Rp3,4 Juta di Eropa, Microsoft Ogah Subsidi

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 2 Agustus 2026
Konsol Xbox Series X dan S dengan latar belakang peta Eropa dan simbol kenaikan harga

Konsol Xbox Series X dan S dengan latar belakang peta Eropa dan simbol kenaikan harga

Kabar buruk bagi para gamer di Eropa. Microsoft resmi menaikkan harga jual konsol Xbox Series S dan X mulai 1 Agustus 2026, dengan kenaikan yang sangat signifikan mencapai €200 atau setara dengan Rp3,4 juta di beberapa negara Eropa. Di Inggris, kenaikannya mencapai £170.

Kebijakan ini sebenarnya sudah diumumkan Microsoft pada 25 Juni lalu untuk pasar AS, dengan kenaikan US$100 untuk model 512GB dan US$150 untuk model 1TB. Namun, harga spesifik untuk Eropa dan Inggris baru diketahui publik hari ini, bersamaan dengan efektivitas kebijakan tersebut.

Akibat penyesuaian ini, harga Xbox Series S yang dulu dikenal sebagai konsol entry-level mendekati atau bahkan melampaui harga konsol premium pada umumnya. Sementara itu, Xbox Series X kini melambung jauh di atas harga peluncuran awalnya. Sebuah lonjakan harga yang cukup mencengangkan.

Kenaikan ini disebabkan oleh krisis komponen memori dan penyimpanan yang melanda industri teknologi global. Namun, ada satu hal yang membuat langkah Microsoft berbeda dengan Sony. Sony juga menaikkan harga PlayStation 5 dan PS5 Pro karena alasan serupa, tapi konsol Sony tetap laku keras.

Data menunjukkan bahwa Sony telah mengirimkan lebih dari 95 juta unit PS5 sejauh ini. Sementara itu, Microsoft sudah tidak lagi mengungkapkan angka penjualan hardware, namun perkiraan industri menyebutkan total penjualan Xbox Series hanya sekitar 35 juta unit. Ini menjadi selisih penjualan terbesar kedua antara PlayStation dan Xbox dalam sejarah, hanya kalah dari era peluncuran Xbox pertama.

Situasi ini dinilai sebagai momen yang tepat bagi Microsoft untuk memanfaatkan kekayaan besar perusahaannya. Mengingat banyak gamer kasual akan memburu konsol baru menjelang peluncuran Grand Theft Auto VI dari Rockstar. Jika Microsoft menahan kenaikan harga, mereka bisa menarik jutaan gamer baru yang sangat dibutuhkan.

Namun, Microsoft justru mengambil jalan berbeda. CEO Satya Nadella dengan tegas menyatakan bahwa setelah 25 tahun investasi berkelanjutan, divisi Xbox harus mampu mandiri dan berkelanjutan. Dalam panggilan pendapatan minggu ini, Nadella menuntut Xbox kembali tumbuh pada tahun fiskal berikutnya.

Target itu diperkuat oleh CEO Xbox Asha Sharma yang memasang ambisi besar mencapai 500 juta pemain harian pada 2030. Namun, dengan kebijakan harga yang terus melambung, banyak pihak yang meragukan kemampuan Xbox untuk menarik pemain baru di tengah gempuran PlayStation dan biaya hidup yang semakin tinggi.

Topics
xbox series x xbox series s kenaikan harga eropa microsoft satya nadella krisis komponen playstation 5 gta vi gaming
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.