Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kasus Vandalisme Kolam Lincoln...
BERITA

Kasus Vandalisme Kolam Lincoln Digugurkan, Jaksa Salahkan Pemasangan

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 1 Agustus 2026
Kolam Refleksi Lincoln Memorial yang rusak dan menjadi pusat kasus hukum terhadap atlet Olimpiade David Hearn

Kolam Refleksi Lincoln Memorial yang rusak dan menjadi pusat kasus hukum terhadap atlet Olimpiade David Hearn

Washington DC - Kejaksaan Amerika Serikat secara mengejutkan mencabut dakwaan pidana terhadap mantan atlet Olimpiade, David Hearn, yang dituduh merusak kolam refleksi Lincoln Memorial. Dalam pengajuan pengadilan setebal 20 halaman pada Jumat malam, pengacara pemerintah justru menyalahkan kerusakan pada lapisan kolam sebagai "hasil dari pemasangan yang cacat oleh kontraktor".

Jaksa AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, mengungkapkan bahwa kantornya baru menerima dokumen dari Departemen Dalam Negeri AS setelah dakwaan dilayangkan. Dokumen tersebut menunjukkan kerusakan pada kolam telah terjadi sebelum Hearn mengunjungi lokasi dan mencelupkan tangannya ke air pada 19 Juni lalu. Hearn sebelumnya membantah klaim sabotase dari pihak pemerintahan.

Dokumen itu, demikian bunyi pernyataan jaksa, mengindikasikan adanya proses pemasangan yang terburu-buru dan cacat, dengan kegagalan lapisan berulang kali selama pemasangan, serta pengelupasan lapisan secara ekstensif di seluruh area kolam. "Kami baru mengetahui setelah dokumen ini diproduksi bahwa kerusakan adalah hasil dari pemasangan yang salah, bukan vandalisme seperti yang dilaporkan awal oleh DOI," demikian pernyataan resmi kantor Pirro.

Menanggapi langkah tersebut, tim pengacara Hearn yang terdiri dari Norm Eisen, Mary Dohrmann, dan Steve Levin menyatakan bahwa pemerintah berhutang permintaan maaf kepada Hearn. "Kasus pemerintahan Trump terhadap Davey Hearn seharusnya tidak pernah diajukan. Pembatalan hari ini tidak menghapus penyalahgunaan kekuasaan pemerintah dalam menangkap dan mendakwa seorang patriot Amerika yang tidak bersalah," tulis mereka di media sosial.

Hearn, yang kini berusia 67 tahun, merupakan salah satu dari tujuh orang yang didakwa dalam apa yang diklaim Donald Trump sebagai upaya sabotase proyek renovasi senilai 15 juta dolar AS. Ia menjadi satu-satunya orang yang menghadapi dakwaan kejahatan (felony) dibandingkan pelanggaran ringan, dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun dan denda 1.000 dolar AS.

Awalnya, Hearn dinyatakan tidak bersalah atas satu dakwaan perusakan properti pada awal Juli. Sidangnya sendiri dijadwalkan mulai 28 September di pengadilan DC. Kasus ini bermula ketika Hearn, yang sedang bersepeda, ditahan oleh Garda Nasional dan polisi taman selama lima jam setelah ia berhenti dan menyentuh sepotong lapisan yang menempel di sisi kolam.

Pekan lalu, seorang saksi dalam kasus tersebut memberi kesaksian bahwa area lapisan kolam telah rusak sebelumnya dan akan tetap memerlukan perbaikan terlepas dari tindakan Hearn. Seorang pejabat National Park Service (NPS) bahkan menyatakan tidak dapat mengukur kerusakan yang disebabkan oleh terdakwa dan perbaikan yang sama akan tetap diperlukan.

Pengacara Hearn juga menyoroti adanya ketidakberesan dalam transkrip grand jury, yang dinilai mengandung penyajian yang menyesatkan. Mereka menyebut kesaksian saksi menetapkan bahwa kolam memiliki kerusakan parah yang sudah ada sebelumnya, termasuk kebocoran lebih dari satu juta galon air per minggu dan robekan pada lapisan. Hearn sebelumnya juga sempat mengatakan kepada NBC News bahwa kondisi kolam tetap sama setelah ia menjauh dari air.

Upaya memperbaiki kolam yang bocor dan rawan ganggang ini, menjelang perayaan America 250, memang telah dihantui masalah sejak awal. Lapisan mulai terlepas dan kolam kembali berubah hijau setelah mesin aerasi dimatikan sebelum pertarungan UFC di halaman Gedung Putih.

Topics
david hearn lincoln memorial reflecting pool kasus vandalisme kejaksaan as trump administration atlet olimpiade dakwaan dicabut kolam refleksi hukum
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.