Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan agenda penggeledahan di rumah pribadi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang berlokasi di BTN Belencong, Desa Midang, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis malam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya mengonfirmasi bahwa rumah bernomor M.18 di Jalan Mutiara tersebut memang benar merupakan tempat kediaman dari Lalu Ahmad Zaini.
"Iya, betul, ini rumah Pak Zaini. Tapi ini rumah kosong atau tidak ada penghuni," kata warga tersebut saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Tim penyidik KPK tiba di lokasi rumah pribadi tersebut sekitar pukul 20.20 Wita dengan mengendarai empat unit minibus yang tampak terparkir berjejer di depan rumah selama proses penggeledahan berlangsung ketat.
Aksi penggeledahan ini dilakukan oleh tim antirasuah setelah mereka sebelumnya merampungkan giat penggeledahan di Pendopo Bupati Lombok Barat yang letaknya berada persis di depan Kantor Bupati Lombok Barat.
Ketika meninggalkan area pendopo bupati, tim KPK terlihat membawa sejumlah koper berukuran besar yang kemudian langsung dimasukkan ke dalam kendaraan operasional mereka.
Hingga proses penggeledahan di rumah pribadi tersebut berakhir, pihak KPK belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait hasil kegiatan penyidikan maupun barang bukti yang berhasil diamankan.
Sebelumnya, dalam operasi tangkap tangan yang digelar pada Senin (20/7), KPK mengamankan total 19 orang dengan tujuh di antaranya diterbangkan ke Jakarta, termasuk Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Direktur PT Air Minum Giri Menang Sudirman, serta Kepala Dinas PUPRPKP Lombok Barat Lalu Ratnawi.
Pada Selasa (21/7), lembaga antirasuah tersebut secara resmi menetapkan Lalu Ahmad Zaini, Sudirman, serta Direktur PT Meconel Sistim Instrumen Alvonsus Gani sebagai tersangka dalam perkara dugaan konflik kepentingan, suap, dan penerimaan gratifikasi.