Kota Praya yang berada di Kabupaten Lombok Tengah dinilai memiliki potensi amat strategis untuk dikembangkan menjadi destinasi singgah para pelancong. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kota ini memegang peranan krusial sebagai pintu gerbang utama wisatawan yang baru saja mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Menurut Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Sitti Ari, sebagian besar pergerakan wisatawan dari BIZAM saat ini langsung mengarah ke Kuta Mandalika atau Kota Mataram lewat jalur bypass. Dari pantauan redaksi, kondisi tersebut menyebabkan perputaran roda ekonomi di pusat Kota Praya belum terpacu secara maksimal.
"Praya merupakan pintu masuk menuju berbagai destinasi wisata di Lombok. Karena itu, perlu ada sesuatu yang menjadi daya tarik agar wisatawan tertarik singgah, bukan hanya melintas," ujar Sitti Ari saat memberikan keterangan.
Berdasarkan penuturan Sitti Ari, integrasi antara kawasan seni budaya dan sentra kuliner khas Lombok menjadi strategi potensial yang patut direalisasikan. Langkah ini diyakini ampuh memberi alasan kuat bagi wisatawan untuk menyempatkan waktu menikmati identitas lokal di Praya.
Dari pantauan redaksi di lapangan, optimalisasi fasilitas publik seperti taman budaya dan kawasan kuliner dapat dilakukan melalui gelaran pertunjukan seni secara berkala serta penataan ruang publik yang estetik dan ramah pengunjung.
"Kalau dikelola dengan baik, kawasan itu bisa menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi wisata. Wisatawan dapat menikmati pertunjukan seni, mencicipi kuliner khas, hingga membeli produk UMKM lokal dalam satu kawasan," tutur Sitti Ari menjelaskan.
Menurut Sitti Ari, terobosan ini tak sebatas mendongkrak angka kunjungan wisata, namun juga membuka lapangan kerja dan peluang usaha baru bagi para pelaku UMKM, seniman lokal, hingga penyedia jasa. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memoles wajah Kota Praya sebagai salah satu ikon wisata utama Lombok Tengah.