Meningkatnya jumlah pemilik hewan peliharaan di Korea Selatan telah melahirkan sebuah tren baru yang terbilang tidak biasa di tengah masyarakat urban.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Di kawasan Seoul, layanan pembacaan kartu tarot khusus hewan peliharaan kini semakin diminati oleh para pemilik yang ingin mengetahui kondisi emosional hingga isi hati dari anjing, kucing, dan bahkan hewan eksotis kesayangan mereka.
Fenomena unik tersebut salah satunya terlihat di Ace Sophia, sebuah tempat peramalan yang terletak di distrik Gangnam, Seoul, di mana layanan sesi tarot khusus hewan ditawarkan kepada publik.
Dalam salah satu momen sesi peramalan, seekor anjing bernama Khan tampak mengendus beberapa kartu tarot yang disusun di atas meja sebelum akhirnya menyentuh salah satu kartu menggunakan cakarnya.
Momen menarik itu disaksikan secara langsung oleh sang pemilik, Ahn Hye-joo, yang penasaran dengan isi hati hewan peliharaannya tersebut.
Peramal tarot bernama Hwang Soo-kyung kemudian menafsirkan kartu yang dipilih oleh Khan sebagai cerminan kecemasan yang dirasakan oleh induk anjing tersebut terhadap lima anak yang baru saja dilahirkannya.
"Perasaan yang dialami Khan ini adalah sesuatu yang tidak diketahui oleh dokter hewan atau pelatih anjing, karena hal itu tidak tampak sebagai masalah besar bagi mereka," ungkap Ahn Hye-joo dengan mata berbinar saat mendengarkan penjelasan sang peramal.
Popularitas layanan tarot hewan peliharaan ini dinilai sangat sejalan dengan meningkatnya jumlah rumah tangga yang memilih untuk memelihara hewan di Korea Selatan.
Di tengah tren menurunnya angka kelahiran akibat tingginya biaya hidup di negara tersebut, banyak warga yang kini mulai memandang hewan peliharaan sebagai bagian dari anggota keluarga mereka sendiri.
Berdasarkan data dari survei pemerintah setempat, tercatat sebanyak 29,2 persen atau sekitar 100.000 rumah tangga di Korea Selatan telah memelihara hewan pada tahun ini, meningkat tajam dibandingkan 17,4 persen pada tahun 2010 lalu.
Hwang Soo-kyung, yang telah membuka praktik peramalannya sejak tahun 2014, mengungkapkan bahwa permintaan terhadap layanan tarot khusus hewan peliharaan terus mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.
Menurutnya, banyak pelanggan yang datang karena didorong oleh keinginan kuat untuk memahami apa yang sebenarnya dirasakan oleh hewan peliharaan mereka, terutama ketika hewan tersebut menjadi teman hidup utama di dalam rumah.
"Tidak ada klien yang pernah membatasi diri hanya pada satu sesi, dengan biaya 20.000 won atau sekitar Rp244.200 per sesi," jelas Hwang menjelaskan tarif layanannya.
"Mereka kembali karena begitu Anda mulai bertanya apa yang dipikirkan anjing Anda, Anda tidak bisa berhenti," sambungnya menutup penjelasan.