Gelandang andalan Manchester City, Rodri, dipastikan harus menjalani operasi punggung pada pekan depan. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh manajer anyar The Citizens, Enzo Maresca.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pengumuman ini datang hanya seminggu setelah Rodri sukses membawa Timnas Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia. Dalam turnamen tersebut, mantan pemenang Ballon d'Or itu juga menyabet penghargaan Golden Ball sebagai pemain terbaik.
Maresca, yang berbicara dalam acara perkenalan resminya sebagai manajer baru Man City pada Jumat waktu setempat, belum bisa memastikan berapa lama durasi pemulihan yang dibutuhkan sang gelandang. Rodri sendiri sebelumnya sempat dibekap cedera ACL pada 2024 dan kerap diganggu masalah kebugaran sepanjang musim lalu.
Di tengah spekulasi masa depan sang pemain, pelatih asal Italia yang menggantikan posisi Pep Guardiola itu menegaskan keinginannya untuk tetap mempertahankan Rodri di Etihad Stadium. "Di sekitar pemain besar selalu ada spekulasi, jadi saya tidak khawatir tentang hal itu," ujar Maresca.
"Saya pikir itu hal yang normal, terlebih karena mereka baru saja memenangkan Piala Dunia. Dia adalah salah satu pemain terbaik dan saya rasa setiap manajer ingin memiliki Rodri karena dia adalah pemain top," lanjut eks juru taktik Chelsea tersebut.
"Namun sekarang dia harus menjalani operasi pada hari Senin dan dia butuh liburan. Dia perlu beristirahat, dia perlu pulih, dan kemudian dia akan kembali ke sini bersama kami," tambahnya.
Maresca sendiri menyadari tantangan besar yang dihadapinya usai menggantikan Pep Guardiola, sosok yang sukses menyumbang 17 trofi bergengsi selama menangani Man City, termasuk enam gelar Premier League dan satu trofi Champions League.
"Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa ini adalah sebuah hak istimewa. Alasan klub memutuskan untuk memilih saya adalah sebuah kehormatan besar. Saya sering mengatakan bahwa saya menganggap Pep sebagai pelatih terbaik di dunia dalam 20 hingga 25 tahun terakhir, tetapi ini adalah tantangan yang menyenangkan," tutur Maresca.
Periode ini menjadi momen ketiga bagi Maresca bekerja di lingkungan Man City. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai pelatih akademi pada musim 2020–2021 dan menjadi asisten Guardiola pada musim 2022–23 saat The Citizens merengkuh treble historic.
"Mungkin alasan klub memilih saya adalah karena mereka melihat adanya kemiripan konsep dengan manajer sebelumnya. Kami selalu berusaha agresif saat menguasai bola, mengontrol permainan, mencoba memegang kendali, dan melakukan hal terpenting dalam sepak bola, yaitu memenangkan pertandingan," pungkasnya.