Wakil Presiden Gibran Rakabuming kembali mendapatkan apresiasi positif dari kalangan akademisi terkait gaya komunikasi politiknya. Sikap tenang dan santun yang ditunjukkan Gibran saat merespons berbagai dinamika nasional dinilai mencerminkan kematangan serta kedewasaan berpolitik yang kian terpuji.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pakar komunikasi politik Universitas Indonesia sekaligus Direktur Eksekutif Nusakom Pratama Institute, Ari Junaedi, secara khusus memuji langkah Gibran yang menyebut Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla sebagai senior, mentor, dan idolanya. Menurut Ari, pernyataan tersebut sangat tepat untuk meredam tensi politik yang sempat memanas di tengah masyarakat.
"Gibran tidak terpancing dengan pancingan pertanyaan media yang jika ditanggapi dengan emosi justru akan memperuncing suasana politik nasional menjadi semakin panas. Dalam hal ini, Gibran sudah belajar banyak mengenai pola komunikasi yang benar," ungkap Ari dalam keterangan resminya di Jakarta pada Sabtu.
Lebih lanjut, Ari menganalisis bahwa pendekatan komunikasi Gibran sejalan dengan teori spiral keheningan dari Elisabeth Noelle Neumann. Melalui pernyataan yang menyejukkan, Gibran berupaya memecah dominasi arus pendapat negatif di ruang publik sekaligus mendinginkan suasana di saat masyarakat tengah menghadapi tekanan ekonomi global.
Sebelumnya, pernyataan Gibran tersebut disampaikan saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (22/4). Dalam kesempatan itu, Gibran secara terbuka memuji rekam jejak dan kontribusi besar Jusuf Kalla bagi Indonesia, khususnya dalam penanganan berbagai wilayah konflik di tanah air.
"Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik," ujar Gibran di hadapan awak media, seraya menegaskan rasa terima kasihnya atas berbagai masukan dan evaluasi konstruktif dari Ketua Umum PMI tersebut.
Dari analisis tim redaksi, langkah strategis yang diambil Gibran ini berhasil mengubah narasi politik yang tadinya berpotensi memanas menjadi teladan komunikasi yang elegan. Pengamatan awak media menyimpulkan bahwa sikap saling menghargai antar tokoh penting lintas generasi menjadi kunci utama dalam merawat stabilitas dan kedamaian bangsa.