Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis memerlukan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat. Saat melakukan peninjauan langsung ke Sekolah Dasar Negeri Wolomoni, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Wapres menyampaikan bahwa keterlibatan publik tidak hanya terbatas pada kantin sekolah, melainkan dapat merangkul banyak pihak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Mengutip keterangan resmi dari lokasi peninjauan, Wapres Gibran menyebutkan sejumlah pihak potensial yang bisa dilibatkan secara kolaboratif guna memperkuat ekosistem penyediaan makanan bergizi. "Bukan hanya kantin sekolah ya, mungkin bisa melibatkan pesantren, melibatkan gereja, melibatkan SMK tata boga, melibatkan ibu-ibu PKK, melibatkan orang tua murid. Semua bisa dilibatkan," ungkap Gibran di hadapan awak media.
Berdasarkan analisis tim redaksi, pelibatan orang tua murid serta lembaga keagamaan merupakan strategi yang sangat tepat untuk memahami variasi selera serta kebutuhan gizi anak secara personal. Masukan langsung dari para orang tua yang sehari-hari menghadapi pola makan anak di rumah dinilai krusial untuk melakukan evaluasi dan perbaikan menu secara berkala ke depan.
Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga memanfaatkan masa libur sekolah saat ini sebagai momentum krusial untuk mengevaluasi sekaligus membenahi tata kelola program secara menyeluruh. Upaya ini mencakup penajaman target penerima manfaat, efisiensi keuangan oleh Badan Gizi Nasional, serta pengawasan ketat guna mencegah segala bentuk potensi penyimpangan atau korupsi.
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, komitmen perbaikan tata kelola ini ditandai dengan moratorium Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi baru serta peninjauan ulang insentif agar program prioritas tersebut benar-benar tepat sasaran. Wapres Gibran memastikan bahwa pengawasan ketat akan terus ditingkatkan demi menjamin mutu serta efektivitas distribusi gizi bagi anak-anak di seluruh penjuru tanah air.