Pemerintah pusat menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional, khususnya terkait perlindungan daya beli masyarakat kecil. Berdasarkan laporan terbaru, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi akan terus dijaga agar tetap terjangkau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam keterangan resminya di Jakarta, Wapres Gibran merespons berbagai usulan penyesuaian harga dengan menyatakan bahwa langkah tersebut bertentangan dengan visi kepala negara. "Hal tersebut tidak sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo yang secara jelas dan tegas telah memerintahkan jajarannya untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil," ujarnya.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kebijakan ini diambil untuk mencegah efek berantai yang merugikan masyarakat lapisan bawah akibat lonjakan biaya energi. "Pemerintah bertekad melakukan efisiensi dan refocusing anggaran untuk melindungi masyarakat lapisan bawah agar tidak terbebani efek berantai dari kenaikan harga BBM seperti kenaikan harga bahan pokok, biaya transportasi, dan lain-lain," tambah Gibran.
Selain menjaga harga energi fosil bersubsidi, pemerintah juga aktif menggenjot transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan. Sebagaimana dilaporkan, langkah nyata ini terlihat dari dukungan terhadap kendaraan listrik, termasuk kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Magelang, Jawa Tengah, guna meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik.
Menurut analisis awak media, langkah ganda antara mempertahankan subsidi energi dan mempercepat transisi kendaraan listrik menunjukkan strategi jangka panjang pemerintah dalam menyeimbangkan fiskal negara serta kelestarian lingkungan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya juga telah memastikan bahwa tarif BBM subsidi dipastikan aman hingga akhir tahun dengan asumsi perhitungan yang matang.