Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Iran Tuding Amerika Serikat Picu...
INTERNASIONAL

Iran Tuding Amerika Serikat Picu Konflik di Selat Hormuz, Diplomasi Tetap Berjalan

By Dewi Lestari • 2 min read • 2026-07-25
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Selat Hormuz

Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Selat Hormuz

Ketegangan di kawasan Teluk kembali meningkat setelah Iran secara terbuka menuding Amerika Serikat berupaya memaksa pembukaan rute baru melalui Selat Hormuz tanpa melibatkan otoritas Iran. Langkah tersebut dinilai telah melanggar kesepakatan damai sementara yang telah disepakati oleh kedua negara sebelumnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Memorandum of Understanding (MoU) antara AS dan Iran yang ditandatangani pada Juni lalu memberikan hak penuh kepada Tehran untuk mengatur rute transit serta mekanisme di jalur perairan strategis tersebut. Araghchi menegaskan bahwa Washington seharusnya melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan terkait rute baru.

Pernyataan keras tersebut disampaikan di tengah tanda-tanda meredanya ketegangan militer setelah kedua belah pihak sempat saling serang selama beberapa pekan terakhir. Jurnalis Al Jazeera melaporkan bahwa tidak ada serangan langsung yang diluncurkan oleh AS terhadap kota-kota besar Iran pada malam hari, memberikan sedikit ketenangan bagi warga setempat.

Di sisi lain, Presiden AS menyampaikan bahwa komunikasi antara kedua negara masih berlangsung dan membuka peluang untuk tercapainya kesepakatan baru. Pejabat Iran juga membenarkan adanya pertukaran pesan melalui mediator, meskipun proses negosiasi masih menemui jalan buntu akibat perbedaan prinsip yang mendasar serta rendahnya tingkat kepercayaan antar kedua pihak.

Perselisihan mengenai kendali atas Selat Hormuz menjadi inti dari ketegangan yang terjadi saat ini. Sementara Iran menuntut kapal-kapal untuk berkoordinasi dengan otoritasnya, militer Amerika Serikat justru memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran dan mengklaim telah mengamankan sejumlah kapal yang mencoba menerobos blokade tersebut.

Konflik ini juga berdampak luas ke kawasan sekitar, termasuk keterlibatan kelompok Houthi di Yaman yang mengganggu jalur pelayaran di Bab al-Mandeb. Koalisi pimpinan Saudi bahkan melancarkan serangan udara ke wilayah Hodeidah menyusup ancaman terhadap pelayaran komersial, sementara sirine peringatan sempat berbunyi di wilayah Arab Saudi akibat ancaman serangan drone.

Topics
iran united states middle east us-israel war on iran news us & canada
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.