Kepolisian Metropolitan London mengonfirmasi penangkapan seorang warga negara Inggris-Azerbaijan di Siprus atas dugaan spionase. Pria tersebut dituduh memantau aktivitas di pangkalan udara militer Inggris dan membocorkan informasi rahasia kepada Korps Garda Revolusi Islam Iran.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Tersangka yang diidentifikasi bernama Rashad Sultanov asal Islington, London utara, ditangkap oleh aparat penegak hukum Siprus dan kini tengah menjalani proses ekstradisi. Penangkapan ini merupakan bagian dari penyelidikan Undang-Undang Keamanan Nasional luar negeri pertama di Inggris.
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian antiterorisme, aksi pengintaian tersebut diduga berlangsung di pangkalan RAF Akrotiri di Siprus antara Mei hingga Juni tahun lalu. Tersangka dituduh sengaja melakukan pengawasan tidak bersahabat untuk kepentingan negara asing.
Kepala Kepolisian Antiterorisme London, Helen Flanagan, menyatakan bahwa kasus ini membuktikan efektivitas undang-undang baru dalam melindungi pangkalan militer Britania Raya di luar negeri. "Kasus ini menunjukkan kemampuan kami dalam menggunakan Undang-Undang Keamanan Nasional di luar negeri ketika pangkalan militer Inggris menjadi target aktivitas negara musuh," ujarnya.
Pangkalan udara Akrotiri sendiri memegang peran strategis bagi operasi militer Inggris di kawasan Timur Tengah dan Mediterania. Ketegangan di wilayah tersebut meningkat menyusul serangkaian ancaman dan insiden serangan nirawak yang mengarah ke fasilitas militer sekutu.