Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Hasil Skor Final Piala Winners 1998,...
OLAHRAGA

Hasil Skor Final Piala Winners 1998, Zola Jadi Pahlawan Chelsea

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 2 Agustus 2026
Suasana final Piala Winners 1998 Chelsea vs VfB Stuttgart di Råsunda Stadium Stockholm

Suasana final Piala Winners 1998 Chelsea vs VfB Stuttgart di Råsunda Stadium Stockholm

Final Piala Winners Cup ke-38 yang digelar di Råsunda Stadium, Stockholm, pada 13 Mei 1998 menyajikan drama khas sepak bola Eropa. Chelsea asal Inggris berhadapan dengan VfB Stuttgart dari Jerman dalam laga yang berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan The Blues. Gol semata wayang diciptakan oleh Gianfranco Zola, yang baru saja masuk sebagai pemain pengganti beberapa detik sebelumnya.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Peluang pertama datang dari Chelsea melalui Roberto Di Matteo yang gagal memaksimalkan umpan Gus Poyet. Stuttgart hampir unggul lewat Fredi Bobic, namun tembakannya melenceng tipis di samping gawang. Kiper Chelsea, Ed de Goey, juga tampil gemilang dengan menepis tendangan Krasimir Balakov yang mengancam. Hingga babak pertama usai, skor tetap 0-0.

Memasuki babak kedua, Chelsea masih mendominasi penguasaan bola. Peluang demi peluang terus dibangun, namun penyelesaian akhir masih belum menemui sasaran. Keputusan penting diambil oleh asisten pelatih Graham Rix pada menit ke-71, menarik keluar Tore Andre Flo dan memasukkan Gianfranco Zola. Keputusan ini terbukti menjadi titik balik pertandingan.

Sekon setelah masuk lapangan, Zola langsung memberikan dampak instan. Menerima umpan terukur dari Dennis Wise, pemain asal Italia itu melepaskan tembakan voli setengah lungkang yang meluncur deras ke sudut kanan atas gawang Franz Wohlfahrt. Gawang Stuttgart jebol, dan Chelsea unggul 1-0. Gol ini menjadi gol penentu sekaligus mengantarkan Chelsea meraih gelar Piala Winners kedua mereka setelah tahun 1971.

Laga semakin panas setelah gol Zola. Dan Petrescu harus menerima kartu merah karena tekel keras pada Murat Yakin. Namun, keunggulan jumlah pemain tak dimanfaatkan Stuttgart dengan baik. Bahkan, Gerhard Poschner juga diusir wasit setelah terlibat adu mulut dengan Stefano Braschi. Dengan kedua tim bermain dengan 10 orang, Chelsea berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Usai pertandingan, manajer-pemain Gianluca Vialli memuji penampilan Zola dan keputusan asisten pelatih Graham Rix. "Dia memutuskan bahwa dia punya firasat dan dia benar," ujar Vialli. Sementara Zola mengaku tidak merencanakan gol tersebut dan mendedikasikannya kepada tim fisioterapis yang membantunya pulih dari cedera. Kemenangan ini melengkapi gelar ganda Chelsea musim itu setelah sebelumnya memenangkan Piala Liga Inggris.

Bagi Stuttgart, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Pelatih Joachim Löw tetap optimis meski kecewa, namun beberapa pemain seperti Frank Verlaat mengkritik performa tim sepanjang musim. Dua tahun kemudian, Chelsea dan Stuttgart kembali bertemu di Liga Champions, di mana The Blues lagi-lagi menang 1-0 di Stuttgart dan bermain imbang di Stamford Bridge untuk melaju ke perempat final.

Topics
piala winners 1998 chelsea vfb stuttgart gianfranco zola gianluca vialli joachim löw råsunda stadium final eropa uefa sepak bola inggris
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.