Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / PM Inggris Kecam Proyek Komersial...
OLAHRAGA

PM Inggris Kecam Proyek Komersial Infantino, Sebut Piala Dunia Bukan Produk

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 29 Juli 2026
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengecam rencana komersialisasi Piala Dunia oleh FIFA dan Gianni Infantino

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengecam rencana komersialisasi Piala Dunia oleh FIFA dan Gianni Infantino

Penolakan terhadap rencana kontroversial FIFA dan Presiden Gianni Infantino terkait pembentukan serta penjualan anak perusahaan komersial mulai menguat. Perdana Menteri Inggris Andy Burnham angkat bicara mengecam inisiatif yang dinilainya terlalu kapitalistik tersebut melalui unggahan di media sosial pada Selasa (28/7).

Burnham yang baru menjabat sebagai kepala pemerintahan Inggris pada 20 Juli lalu menyampaikan kritiknya dengan tegas. "Izinkan saya mengatakannya dengan sangat langsung. Sepak bola bukan milik para investor," ujar Burnham. "Sepak bola milik mereka yang memenuhi tribun dan hadir di pinggir lapangan, minggu demi minggu, baik hujan maupun panas."

Konflik ini bermula dari keinginan FIFA untuk meningkatkan pendapatan dengan membentuk perusahaan komersial yang akan mengelola hak siar berbagai kompetisi, termasuk Piala Dunia. Dengan nilai perusahaan yang ditaksir mencapai 20 miliar dollar AS atau sekitar 17,5 miliar euro, FIFA berharap meraup 4,2 miliar dollar AS atau 3,7 miliar euro dari penjualan sebagian aset kepada investor.

Yang menjadi sorotan adalah calon mitra yang akan masuk sebagai pemegang saham minoritas, yakni Thrive Capital, perusahaan yang terafiliasi dengan Joshua Kushner. Nama ini menjadi perhatian karena Joshua adalah adik dari Jared Kushner, menantu dari mantan Presiden AS Donald Trump, sekaligus putra dari duta besar Amerika Serikat untuk Prancis. Kehadiran figur dekat lingkaran Trump ini menambah lapisan kontroversi dalam proyek bisnis FIFA.

Meskipun FIFA dan Infantino membela langkah ini dengan janji akan adanya tambahan pendapatan untuk seluruh federasi anggota nasional, Perdana Menteri Inggris tidak terpengaruh. Baginya, nilai-nilai fundamental sepak bola jauh lebih penting daripada keuntungan finansial semata.

"Piala Dunia bukanlah sebuah produk. Ini adalah kompetisi olahraga terbesar di dunia, dan tidak pernah menjadi milik siapa pun untuk dijual," tegas Burnham yang berasal dari Partai Buruh dan memiliki latar belakang sebagai warga pinggiran Liverpool. "Sebut saja apa pun yang Anda mau. Begitu Anda menjual sebagian darinya, Anda telah menjual semuanya."

Burnham mengakhiri pernyataannya dengan penegasan sikap yang jelas. "Sepak bola milik para suporter. Itu selalu demikian, dan akan selalu demikian," pungkasnya, memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah Inggris akan menentang setiap upaya komersialisasi berlebihan yang mengancam esensi olahraga paling populer di dunia.

Topics
andy burnham gianni infantino fifa piala dunia komersialisasi sepak bola thrive capital joshua kushner inggris suporter investor
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.