Kabayan News Kabayan News
/home / olahraga / Profil FK Austria Wien, Klub...
OLAHRAGA

Profil FK Austria Wien, Klub Tersukses dengan 24 Gelar Bundesliga

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 2 Agustus 2026
Logo dan stadion FK Austria Wien klub sepak bola tersukses di Austria

Logo dan stadion FK Austria Wien klub sepak bola tersukses di Austria

FK Austria Wien adalah klub sepak bola profesional asal Austria yang berbasis di ibu kota Wina. Klub ini tercatat sebagai yang paling sukses di negaranya dengan koleksi 24 gelar Bundesliga Austria dan 27 gelar Piala Austria, menjadikannya pemegang rekor terbanyak di kedua kompetisi tersebut.

Sejarah klub dimulai pada 20 Oktober 1910 dengan nama Wiener Cricketer, lalu berganti menjadi Wiener Amateur-SV pada Desember 1910. Nama FK Austria Wien baru diadopsi pada 28 November 1926 seiring transisi klub dari amatir menjadi profesional. Gelar juara pertama diraih pada 1924, disusul gelar kedua di tahun yang sama setelah perubahan nama.

Era keemasan terjadi pada 1930-an dengan dua gelar Mitropa Cup pada 1933 dan 1936, turnamen bergengsi untuk juara Eropa Tengah. Bintang utama kala itu adalah Matthias Sindelar, yang dinobatkan sebagai pemain sepak bola terbaik Austria sepanjang masa dalam jajak pendapat pada 1998.

Kejayaan klub sempat terhenti saat aneksasi Austria oleh Nazi Jerman pada 1938. Austria Wien dicap sebagai "Judenklub" dan banyak pemain serta staf Yahudi terbunuh atau melarikan diri. Sindelar sendiri meninggal karena keracunan karbon monoksida pada 23 Januari 1939 dalam kondisi yang masih misterius, setelah menolak membela tim gabungan Jerman-Austria.

Pada era 1970-an hingga 1980-an, Austria Wien kembali berjaya dengan delapan gelar Bundesliga dalam sebelas musim. Puncaknya adalah lolos ke final Piala Winners 1978, meski harus kalah 4-0 dari Anderlecht. Semusim kemudian, mereka mencapai semifinal Piala Eropa dan dikalahkan Malmö FF dengan agregat 1-0.

Periode 1990-an menjadi masa keemasan terakhir dengan tiga gelar Bundesliga beruntun (1991-1993) dan empat Piala Super Austria. Namun, masalah keuangan di akhir dekade memaksa klub menjual pemain-pemain kunci. Pada 1999, miliarder Austro-Kanada Frank Stronach mengambil alih klub melalui konsorsium Magna.

Investasi besar Stronach membuahkan gelar Bundesliga 2002-03. Namun, ia mundur pada November 2005 dan menjual sejumlah pemain bintang. Meski demikian, Austria Wien tetap konsisten meraih trofi, termasuk gelar Bundesliga terakhir pada 2012-13 serta kualifikasi perdana ke fase grup Liga Champions pada Agustus 2013 setelah mengalahkan Dinamo Zagreb.

Austria Wien bermarkas di Franz Horr Stadium yang kini dikenal sebagai Generali Arena sejak 2010, dengan kapasitas 17.000 penonton. Stadion ini awalnya dibangun pada 1925 untuk klub imigran Ceko dan direnovasi besar-besaran pada 2008. Klub juga memiliki rivalitas abadi dengan Rapid Wien dalam Vienna derby, yang merupakan salah satu derby paling sering dimainkan di Eropa setelah Old Firm dan Edinburgh derby.

Topics
fk austria wien austria wien bundesliga austria rapid wien matthias sindelar generali arena frank stronach piala winners liga champions sepak bola austria
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.