Howard Kendall adalah salah satu figur terpenting dalam sejarah sepak bola Inggris, khususnya bagi Everton. Pria kelahiran Ryton, 22 Mei 1946, ini mengukir namanya sebagai pemain dan manajer kelas dunia. Kariernya di Everton sebagai bagian dari "The Holy Trinity" bersama Alan Ball dan Colin Harvey menjadi fondasi kesuksesan klub di era 1960-an dan 1970-an.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kendall memulai karier profesionalnya di Preston North End pada 1963. Namanya melambung saat ia menjadi pemain termuda yang tampil di final Wembley pada Piala FA 1964, usianya saat itu baru 17 tahun 345 hari. Meski Preston kalah dari West Ham United, rekor tersebut mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Inggris.
Pada Maret 1967, Kendall bergabung dengan Everton dengan nilai transfer £85.000. Di sinilah ia bertransformasi dari bek menjadi gelandang serba bisa. Bersama Alan Ball dan Colin Harvey, ia membentuk trio lini tengah yang dikenal sebagai "The Holy Trinity". Trio ini menjadi motor utama kesuksesan Everton saat meraih gelar juara First Division musim 1969-70 dan Charity Shield 1970.
Sepanjang kariernya sebagai pemain, Kendall tercatat pernah membela Preston North End, Everton, Birmingham City, dan Stoke City. Ia juga sempat menjadi kapten Everton selama tiga musim. Di Stoke City, ia mulai merintis karier kepelatihan sebagai player-coach dan membantu tim promosi ke First Division pada 1979.
Karier manajerial Kendall dimulai sebagai player-manager Blackburn Rovers pada 1979. Ia sukses membawa Blackburn promosi ke Second Division. Namun, puncak kariernya sebagai manajer terjadi saat kembali ke Everton pada 1981. Di bawah asuhannya, Everton menjelma menjadi salah satu tim terbaik Eropa pada pertengahan 1980-an.
Prestasi terbesar Kendall bersama Everton adalah saat meraih gelar juara Liga Inggris musim 1984-85 dan 1986-87, Piala FA 1984, serta Piala Winners Eropa 1985. Ia menjadi manajer Inggris terakhir yang berhasil memenangkan kompetisi Eropa bersama klub Inggris, sebuah rekor yang masih bertahan hingga kini. Kesuksesan ini membuatnya dihormati sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah klub.
Setelah meninggalkan Everton pada 1987, Kendall menangani Athletic Bilbao di Spanyol, Manchester City, Notts County, Sheffield United, dan kembali lagi ke Everton untuk dua periode selanjutnya. Ia juga sempat berkarier di Yunani bersama Xanthi dan Ethnikos Piraeus. Pada 2005, ia dilantik ke dalam English Football Hall of Fame atas kontribusinya yang luar biasa bagi sepak bola Inggris.
Howard Kendall meninggal dunia pada 17 Oktober 2015 di usia 69 tahun akibat serangan jantung. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi pecinta sepak bola, terutama pendukung Everton. Nama Kendall akan selalu dikenang sebagai salah satu legenda terbesar Goodison Park, baik sebagai pemain maupun manajer yang membawa kejayaan bagi The Toffees.