Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pandangan menarik mengenai sumber munculnya sebuah gagasan kreatif. Mengutip laporan detik.com yang dipublikasikan pada Sabtu (07/12/2024), Anies menyatakan bahwa inspirasi sesungguhnya tidak lahir dari kegiatan merenung atau meditasi, melainkan melalui keterlibatan aktif dalam berbagai bentuk interaksi sosial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Anies di hadapan para hadirin dalam pidatonya di acara Festival Turun Tangan 2024 yang berlangsung di Studio 5 Indosiar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Menurutnya, pengalaman dan wawasan luas hanya bisa didapatkan tatkala seseorang membuka diri untuk berdialog serta mengamati fenomena di sekitarnya.
"Saya berapa kali mengatakan inspirasi tidak datang dari meditasi, inspirasi datang dari interaksi. Interaksi itulah yang membuat kita memiliki inspirasi," ucap Anies Baswedan dalam pidatonya.
Lebih lanjut, Anies merinci bahwa bentuk interaksi yang dimaksud sangatlah beragam, mulai dari berkomunikasi dengan orang lain secara langsung, mengamati fenomena sosial, menelaah bacaan bermutu, hingga melakukan refleksi mendalam atas berbagai peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
"Interaksi dengan apa? Interaksi dengan orang lain, interaksi dengan fenomena, interaksi dengan bacaan, interaksi dan refleksi dari peristiwa-peristiwa yang ada," sambungnya menjelaskan.
Berdasarkan analisis awak media, pandangan ini sejalan dengan filosofi dasar pendirian gerakan kerelawanan Turun Tangan yang diinisiasinya. Gerakan yang kini telah menginjak usia 11 tahun tersebut dirancang sebagai wadah aksi nyata bagi masyarakat untuk tidak sekadar berwacana, melainkan turut aktif memberikan solusi konkret bagi kemajuan bangsa.
"Kalau ada orang lain mau turun tangan, kita yang lain tidak boleh hanya urun angan, kita harus turun tangan," tegas Anies sembari memberikan apresiasi tinggi kepada para relawan yang telah tabah dan tekun merawat gerakan sosial tersebut selama lebih dari satu dekade.
Menutup rangkaian acara tersebut, Anies turut mengajak seluruh elemen masyarakat di berbagai daerah untuk bergabung bersama gerakan Turun Tangan dengan menyumbangkan waktu, energi, serta ide-ide segar demi memperluas dampak positif bagi Indonesia.