Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Awas Penipuan Facebook, Kenali Ragam...
BERITA

Awas Penipuan Facebook, Kenali Ragam Modus Bansos Palsu, Raffi Hingga Gibran

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2026-07-04
Ilustrasi waspada hoaks penipuan berkedok daftar bantuan sosial di Facebook

Ilustrasi waspada hoaks penipuan berkedok daftar bantuan sosial di Facebook

Dunia maya kembali dihebohkan dengan maraknya modus kejahatan siber yang menyasar pengguna media sosial, khususnya platform Facebook. Berdasarkan laporan dan penelusuran dari tim Cek Fakta Liputan6.com, pelaku kejahatan kerap menggunakan taktik licik dengan mencatut nama tokoh publik ternama guna meyakinkan korban. Berbagai bentuk tawaran palsu mulai dari dana bantuan tunai hingga pembagian hadiah secara cuma-cuma disebar secara masif untuk menarik perhatian masyarakat yang sedang mengalami kesulitan finansial.

Berdasarkan analisis awak media, pemanfaatan figur publik populer terbukti menjadi strategi yang sangat efektif bagi para penipu untuk membangun kredibilitas palsu secara instan. Salah satu contoh kasus yang berhasil diidentifikasi melibatkan nama selebritas sekaligus pengusaha terkemuka, Raffi Ahmad. Dalam postingan palsu yang beredar pada 20 April 2026, pelaku menyertakan poster bergambar Raffi Ahmad bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Postingan tersebut mengeklaim adanya pembagian dana bantuan sebesar Rp 10 juta tanpa syarat apapun dan mengeklaim bebas biaya administrasi maupun pajak.

Tidak hanya kalangan selebritas, para pelaku kejahatan siber juga tega mencatut nama pejabat tinggi negara untuk memperdaya masyarakat luas. Mengutip laporan dari tim verifikasi, sebuah video palsu yang menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut disebarkan oleh akun-akun tidak bertanggung jawab pada awal Juni 2026. Video tersebut mengeklaim bahwa masyarakat dapat mencairkan dana bantuan untuk keperluan sekolah, kuliah, hingga pembayaran utang hanya dengan melakukan interaksi berupa like, share, dan memberikan komentar pada unggahan terkait.

Modus operandi penipuan ini semakin beragam ketika pelaku menggunakan figur mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, dalam skema kuis berhadiah bansos palsu. Berdasarkan penelusuran tertanggal 14 Juni 2026, sebuah akun menyebarkan informasi bohong yang mengharuskan pengguna Facebook untuk menebak nama kota pada gambar dan mengirimkan jawabannya melalui fitur Messenger. Menurut pengamatan tim redaksi, pola-pola permainan interaktif semacam ini sengaja dirancang untuk menjebak korban agar masuk ke dalam perangkap phising atau pencurian data pribadi.

Menanggapi maraknya gelombang disinformasi yang meresahkan ini, kehadiran kanal verifikasi berita menjadi benteng pertahanan penting bagi literasi digital masyarakat. Sejak bergabung dengan International Fact Checking Network pada tahun 2018, Cek Fakta Liputan6.com terus berkomitmen melawan segala bentuk pembodohan publik melalui penelusuran fakta yang transparan dan independen. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, melakukan saring sebelum berbagi, serta memanfaatkan layanan pengaduan resmi seperti chatbot WhatsApp Cek Fakta apabila menemukan informasi mencurigakan di ruang digital.

Topics
cek fakta hoaks facebook penipuan online raffi ahmad gibran rakabuming raka sri mulyani bansos palsu literasi digital
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.