Menjadi salah satu atlet paling terkenal di dunia membuat Cristiano Ronaldo tidak pernah lepas dari sorotan publik, termasuk menjadi sasaran empuk bagi penyebar informasi palsu. Di tengah persiapannya memperkuat Timnas Portugal pada ajang Piala Dunia 2026, eks bintang Manchester United ini justru beberapa kali dikaitkan dengan narasi serta konten hoaks yang menyesatkan di berbagai platform media sosial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan penelusuran tim redaksi, salah satu hoaks yang sempat menghebohkan publik adalah kemunculan video buatan kecerdasan buatan atau AI yang memperlihatkan Cristiano Ronaldo ditangkap oleh pihak keamanan. Sebagaimana dilaporkan, video tersebut mengeklaim bahwa sang pemain diamankan saat berorasi membawa bendera Palestina sambil meneriakkan kalimat dukungan, yang ternyata terbukti merupakan hasil rekayasa digital belaka.
Selain isu video AI, media sosial juga sempat diramaikan oleh peredaran foto fiktif yang mengeklaim kedatangan Cristiano Ronaldo di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Mengutip laporan dari analisis awak media, foto yang memperlihatkan kerumunan orang mengawal seorang pria berkaos biru tersebut disebarkan oleh akun Facebook tertentu untuk mengecoh warganet.
Tidak berhenti sampai di situ, hoaks lain yang turut menyasar pemain bintang ini adalah video yang memperlihatkan selebrasi membawa bendera Palestina di tengah lapangan hijau. "Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan," tegas tim redaksi dalam komitmennya memberikan literasi media yang sehat dan transparan kepada masyarakat luas melalui kanal verifikasi fakta yang independen.