Posisi tawar Indonesia di kancah internasional kembali mendapat sorotan tajam seiring masifnya pembangunan industri berbasis sumber daya alam. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, secara tegas mengungkapkan bahwa proyek hilirisasi memegang peranan krusial dalam memperkuat posisi Indonesia di dalam rantai pasok global.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, langkah strategis ini tercermin melalui pengembangan proyek yang digarap oleh PT Vale Indonesia di Sulawesi Tengah. Mengutip keterangan resmi di Jakarta pada Sabtu, Rosan menyatakan bahwa kolaborasi internasional tersebut dirancang sejalan dengan kepentingan nasional dalam membangun kedaulatan sumber daya serta mendukung agenda Net Zero Emissions.
"Proyek hilirisasi Vale menempatkan standar baru dalam kolaborasi internasional yang selaras dengan kepentingan nasional, yakni membangun kedaulatan sumber daya, membuka lapangan kerja, serta menciptakan nilai tambah tinggi yang mendukung agenda Net Zero Emissions," ujar Rosan.
Lebih lanjut, dari analisis awak media, percepatan hilirisasi nikel melalui pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi di Morowali menjadi tonggak penting penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Proyek bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali senilai sekitar 2 miliar dolar AS itu ditargetkan mencapai completion pada akhir 2026.
Pengamat tambang dan energi, Ferdy Hasiman, turut memberikan pandangannya terkait agresivitas ekspansi fasilitas pemrosesan mineral tersebut. Menurut Ferdy, perusahaan yang mampu menghadirkan teknologi pengolahan tinggi akan memiliki daya saing jauh lebih unggul di tengah ketatnya pasar global.
"Sebagian besar belanja modal perusahaan tambang saat ini memang diarahkan untuk pembangunan HPAL karena fasilitas ini akan menjadi tulang punggung ekosistem kendaraan listrik. Sejauh ini, MIND ID melalui Vale termasuk yang paling agresif mengembangkan proyek tersebut," pungkas Ferdy.