Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan urgensi penguatan nilai-nilai toleransi dan moderasi beragama demi menjaga keutuhan bangsa. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, komitmen tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) di Istana Wakil Presiden, Jakarta.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Ketua Umum DPP PMN Kiki Fauzi mengungkapkan bahwa pertemuan strategis tersebut membahas berbagai isu krusial mulai dari konstelasi kebangsaan, perluasan pemikiran moderat, hingga pembangunan sumber daya manusia yang unggul. "Kami tadi banyak berbicara dan menyampaikan pendapat terkait bagaimana konstelasi Indonesia dan dunia saat ini yang membutuhkan perluasan pemikiran-pemikiran moderat dari Sabang sampai Merauke," ujar Kiki seusai pertemuan berlangsung.
Mengutip laporan resmi, dialog hangat tersebut juga selaras dengan implementasi visi Asta Cita yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkokoh harmoni sosial serta kerukunan antarumat beragama di seluruh pelosok negeri. Berkat keterbukaan dan kepeduliannya dalam merawat keberagaman, pihak DPP PMN bahkan menyematkan apresiasi khusus kepada Wapres Gibran sebagai Tokoh Moderat Masa Kini.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PMN Enday Hidayat memberikan apresiasi mendalam atas perhatian khusus yang diberikan pemerintah terhadap pembangunan di wilayah Papua. "Kami cukup berterima kasih karena Mas Wapres betul-betul memperhatikan Papua, mulai dari pembangunan infrastruktur, fasilitas kesehatan, hingga pendidikan," ungkap Enday sambil menyoroti keberanian Wapres dalam meninjau langsung daerah-daerah dengan tantangan keamanan tinggi.
Sebagaimana dilaporkan, dalam arahannya Wapres Gibran berpesan agar organisasi kemasyarakatan seperti PMN terus konsisten menjadi garda terdepan dalam merawat ruang dialog serta menyebarkan nilai-nilai inklusivitas di tengah masyarakat majemuk. Analisis awak media menunjukkan bahwa kolaborasi erat antara pemerintah dan elemen masyarakat sipil ini sangat esensial untuk membentengi bangsa dari berbagai potensi gesekan sosial sekaligus menjawab tantangan global secara bersama-sama.